"tertera" poems
Aku membencimu, karena kau buatku benci akan diri.
Ya, benci tidak bukan adalah rasa yang buruk.
Tetap saja kubenci.
Aku benci
Untuk semua indera kesepian
yang kerap kau tebar, oh hanya untukku.
Atas semua rasa ketidakbisaan
yang tentu diberi tanpa sadarmu.
Kepada semua cita keserupaan
yang dengan sederhana menyeret sendu.
Dalam semua ragam roman
yang buatku mati kutu.
Lalu yang terpenting...
dengan semua daya tarikmu.
Tidak, kau keliru.
Aku tidak memujimu,
sudah jelas tertera; aku membencimu.
Ugh, kau buatku sesak sampai kepayang
Tersengal-sengal, girang.
Jan 19, 2015
Jan 19, 2015 at 9:41 AM UTC
andai sedari dulu
tak mungkin ia sekarang
mungkin menjadi orang
mungkin berlayar di cakrawala
mungkin melatah di depan dunia
atau mungkin menghiasnya dengan warna
andai sedari dulu
mungkin sudah berjasa
seribu hal yang tercipta di tangannya
beribu hati dan jantung yang berbangga
nama yang dimana-mana tertera
atau muncul dalam wajah-wajah media
tapi kalaupun sedari dulu
mungkinkah sudah lain
atau mungkinkah tetap sama?
tak ubahnya berjiwa seekor kuluk
tak ubahnya bertubuh pohon membusuk
dengan dunia ia kalah beradu
meraung mati di kamar itu
menetap sama, tanpa apa
tanpa siapa dan bagaimana kabarnya
mungkin jika dahulu, bisa jadi
sekarang tetap saja menderita
tetapi beda, ia jadi seorang manusia
yang mencoba dan gagal
tetapi diam dia tak bakal
sayang, lihatlah
terlambat ia sudah
Sep 16, 2025
Sep 16, 2025 at 9:57 PM UTC
Saya menjual
Anak-anak yang kesulitan tidur
Di tengah gelap malam
Sendirian.
Jika berminat,
Harap hubungi kesedihan yang tertera
Pada selebaran di ujung tiang gantungan.
Terimaksiat.
Feb 16, 2016
Feb 16, 2016 at 11:02 AM UTC
Tertera kah di alam
bahwa hati manusia tenggelam
tak mampu menghirup tenang,
mengambang, hanyut dalam tegang
membusuk takut
menjalani hidup
Aug 1, 2018
Aug 1, 2018 at 12:19 PM UTC