Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"terperangkap" poems
Palembang, 21 Oktober 2012 Aku berjalan, menyusuri lorong gelap dan dingin Menatap lurus pada satu tujuan Pintu berukiran abstrak Tanpa kunci aku bisa masuk dengan mudahnya Tanpa kode aku lolos dari tes keamanan Aku terus berjalan, menapaki lantai yang lembap Menuju suatu benda tinggi besar yang datar Aku berhenti. Berdiam diri cukup lama Terpaku tanpa mampu berkata Aku berdiri di depan cermin Aku melihat diriku Lihat Dia! Dialah aku yang haus akan cinta Dialah aku yang menadah kasih sayang Aku berlutut dan meminta Bawa dia ke sini Tuhan Ke hatiku Aku masih terdiam terpaku Menyaksikan apa yang ada di hadapanku Berpikir, betapa bodohnya aku Aku berbalik tanpa berkata sepatah pun Dan pergi meninggalkan aku yang masih terperangkap di cermin itu Masih bisa kuubah, ucapku pada diriku Takkan ku biarkan penderitaan menyentuh hidupku, sedikitpun Aku akan berbalik dan melupakan semua Melanjutkan perjalanan hingga tugasku usai
0
Oct 21, 2012
Oct 21, 2012 at 12:49 PM UTC
Cermin Tarsah
Malam-malam kelam Perempuan dan kenaifannya Terperangkap dalam cinta yang tak ada ujungnya Ia mengalir hingga ia ingin bermuara Namun ia rindu dalam dekapan sang kekasih Perempuan itu lenyap dalam mimpi yang gelisah
0
Nov 27, 2017
Nov 27, 2017 at 7:31 AM UTC
Perempuan dan kenaifannya
Tak sepeserpun lirih iba singgah Apa yang seadanya, Kabur! Kata batin Persimpangan demi persimpangan Masih kuikatkan Nyatanya, Adakah kita bertukar rasa Atau hanya terperangkap Biarkan aku menari dengan cahaya Erang perihmu Gema tangisamu Menyulam keraguan Palsu palsu palsu Kulihat buram me-muak-kan
0
Sep 20, 2025
Sep 20, 2025 at 1:42 PM UTC
Arah
Hidup dalam "zaman" baru yang terasa di dalam sangkar, Terperangkap seperti binatang buas, Hampir dua tahun umur dibazir untuk menatap nasib, Imaginasi permulaan tahun baru kian terpudar, Halus di udara menjejas kehidupan, Manusia masih mengharap agar "kamu" terhapus.
0
Jul 20, 2021
Jul 20, 2021 at 11:14 AM UTC
Covid-19