"terbelah" poems
Jika aku berdosa Tuhan
Hati tak ingin disalahkan
Karena jiwa yang serakah
Telah terbelah menjadi dua
Ingin hati terbang ke Surga
Apadaya terbelenggu senja
Mentari panasi dunia
Bagai raga ku yang mulai gersang
Tuhan... Tolong...
Teriakan ku memohon
Hujanilah raga ku yang gersang ini
Beri tanda jiwa yang asli
Jiwa keras bagai karang
Terhempas ombak baru mengalah
Jiwa lembut bagai awan
Terhempas angin baru tersadar
Sadar akan 2 jiwa yang terbagi
Begitu berbeda bagai langit dan bumi
Amat berbeda bagai air dan api
Ku sadari, aku manusia yang Munafik
Created by Aridea Purple
Oct 22, 2011
Oct 22, 2011 at 8:39 AM UTC
Palembang, 11 September 2012
Cintaaa
dengan dua a di sebelah a
Seperti dua wanita di antara aku dan dia
Cintaaa
dengan dua a di sebelah a
Seperti aku yang mencintai dia dan dia
Cintaaa
dengan dua a di sebelah a
Seperti hatiku yang terbelah dua
Cintaaa
dengan dua a di sebelah a
Seperti aku yang bimbang memilih antara kau dan dia
Cintaaa
dengan dua a di sebelah a
Seperti kerinduanku pada kalian berdua
Cintaaa
dengan dua a di sebelah a
Seperti dirimu dan dirinya
Sep 11, 2012
Sep 11, 2012 at 8:35 AM UTC
Semalam aku melihat harimau
Harimau kalut
Gugup menyeberangi
lautan kembang api
Hari ini aku melihatmu
Membawa angan
Melangkahkan kakimu
ke dalam mimpiku
Semalam aku melihat bidadari
Tersenyum manis
Melambungkan angan
ke khayangan
Hari ini aku menimbang hati
Lebih berat
Karena ia
terbelah dua
Semalam aku merangkai kata
Puisi manis
Untuknya
gulali arum manis
Hari ini musim berganti
Angin bertiup
Menyapu namamu
yang tersangkut
dalam hatiku
Feb 5, 2018
Feb 5, 2018 at 1:22 PM UTC
Hatimu tumpah, malam pecah
Maka sirna sudah gelisah
Dan semua kalimat lelah
Hatimu tumpah, kemudian malam terbelah
Dan aku hanya bisa mencintaimu lewat dinding tanpa celah
Apr 29, 2025
Apr 29, 2025 at 11:13 AM UTC
Genggam tanganku malam ini
Untuk pertama kalinya
Sebelum September beranjak
Dan mungkin untuk terakhir kalinya
Ceritakan padaku rasa hatimu
Karena telah kau kuras habis isi hatiku
Tampaknya kau sudah lebih tahu
Sesal dan kebodohanku
Kugadaikan separuh hatiku
Aku mau sedikit tawa, senyum, dan waktumu
Tahukah engkau hati terasa lebih berat saat terbelah dua
Semoga kau kembalikan nanti padaku
September segera berlalu
Kenapa tak kau kecup saja bibirku
Untuk pertama kalinya
Dan mungkin untuk terakhir kalinya
Sep 1, 2020
Sep 1, 2020 at 6:05 AM UTC