Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"tawar" poems
Cinta bukan melulu soal siapa yang lebih dulu. Yang telah lama singgah bisa jadi sama rapuhnya dengan yang sekedar lalu-lalang. Cinta bukan melulu soal detak jantung yang berdegup kencang, bukan melulu soal pupil yang melebar. Yang telah kehilangan nafasnya bisa jadi yang semenjak dahulu telah menyimpan asa. Cinta bukan melulu soal hukum tawar-menawar. Saat sudah kehabisan apa yang ditawarkan, terkadang cinta dengan naifnya tetap menyambut dengan tangan terbuka. Persetan dengan hukum ekonomi, yang memberi kurang bisa jadi telah memberi seluruh yang mereka miliki. Cinta bukan melulu soal mengabaikan ketidaksempurnaan. Justru cinta menerima seutuhnya, segala kesempurnaan maupun ketidaksempurnaan. Setiap gores dan luka, bukalah mata dan terimalah mereka dengan utuh. Yang terlihat baik bisa jadi membuatmu menutup mata atas keburukan mereka. Cinta bukan melulu soal apa yang terlihat, karena bisa jadi indera kita dibuatnya luluh lantak di hadapannya.
0
Apr 6, 2016
Apr 6, 2016 at 11:13 AM UTC
Cinta Bukan Melulu Soal Cinta
Pasar dan pasir yang bersatu Dipisahkan oleh janji Ditiadakan oleh kilau emas Yang berkilat padanya akal warasmu Pasir adalah asamu, Yang kau bagikan pada mereka Untuk membangun genting bocor Pastilah tak bisa kami genggam Rumahmu adalah pasar Yang saling menjual suara Cobalah untuk menimbang Besaran keadilan dan kejahatan Kami hanyalah ternak Yang tiap tetes darah kami kau tukar Dengan sendok dan garpu perak Dan kau biarkan kami menggelepar? Harga tiap tetes darah itu Tak pernah kau bayar Namun selalu kau tawar.
0
May 11, 2016
May 11, 2016 at 9:59 PM UTC
Harga Tiap Tetes Darah Itu
Segelas susu cokelat panas Selembar roti tawar Ritual pagi sebelum berkabar Embun hingga petang Lara hingga ria Tanggal muda hingga tua Pertanyaan dari Ibu masih sama, bagaimana cuaca hari ini?
0
Nov 15, 2020
Nov 15, 2020 at 11:38 AM UTC
Cuaca Hari Ini
Semoga kamu masih ingat. Seperti aku yang ingat betul suhu tubuhmu pada pukul 3 pagi saat hujan turun dan tubuhku sibuk mencari kehangatan yang kau tawar. Semoga kamu masih ingat. Caraku menciummu, dengan segala isi yang aku punya. Tunggu, Cukup dengan pembahasan “semoga kamu masih ingat” ini. Apa nyatanya kau sudah lupa semua ? Kalau begitu lebih baik ajari aku. Bagaimana pilihan menjadi lupa begitu mudah untuk semua ?
0
Nov 21, 2019
Nov 21, 2019 at 1:38 PM UTC
Semoga Kamu Masih Ingat