Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"tatapanmu" poems
Sebetulnya tidak ada yang terlalu berbeda pada Jogja malam itu, namun memang spesial. Ada kamu di hadapanku, diterangi remangnya lampu kedai kecil tempat kita berdua berteduh dari gerimis dan dinginnya kota Jogja malam itu. Kamu tidak banyak bicara, sibuk dengan sepiring gudeg dan segelas wedang jahe favoritmu. Aku tidak bisa berhenti memandangi parasmu. Meski hanya diterangi lampu remang-remang, dan peluh yang basah akan air hujan, bagiku kamu tetap nomor satu. Sang pemilik kedai pun memutar piringan hitam miliknya, terlantunlah ‘Berdua Saja’. Aku masih ingat betul tatapanmu malam itu seiring dengan alunan lagu. Sederhana, teduh, dan penuh dengan kehangatan. Malam itu, aku sadar bahwa rumah tempatku pulang bukanlah bangunan bata beratap dengan satu pintu dan dua jendela. Malam itu aku sadar, Sepasang mata bola yang teduh dan hangat itulah tempatku pulang. Kamulah tempatku pulang.
0
Oct 22, 2016
Oct 22, 2016 at 12:20 AM UTC
11.00 - Aku, Kamu dan Jogja.
Sepucuk Surat Cinta kutuliskan untukmu Isinya bukan tentang bagaimana cantiknya dirimu Atau betapa indahnya tatapanmu Sepucuk Surat Cinta kuwarnai untukmu Isinya bukan tentang janji janji murahan Atau pujian pujian manis tentang senyumanmu Sepucuk Surat Cinta kuhias untukmu Isinya kosong, Tidak ada bualan omong kosong Maupun pujian pujian palsu Hanya kosong. Bukan karena aku tidak bisa Tapi memang aku sudah tidak merasakan Cinta Sepucuk Surat Cinta kuberikan untukmu...
0
Jul 27, 2018
Jul 27, 2018 at 11:04 AM UTC
Sepucuk Surat Cinta