Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"sembuh" poems
Rasa ini terlalu abu-abu Tidak hitam Juga tidak putih Kau sungguh kelabu Tak tau kapan berlabuh Tak tau kapan luka sembuh Kau hanya kembali ketika butuh Hanya perasaanku yang utuh Tidak dengan dirimu yang rapuh Amarah dan rinduku kini menggebu
0
Jan 29, 2018
Jan 29, 2018 at 9:02 AM UTC
Abu-abu
Malam, kenangan, katanya ingin berlalu, mengapa masih tertinggal? Malam, masa lalu, katanya ingin dikenang, mengapa masih tak beranjak? Malam, hati yang terluka, katanya ingin sembuh, mengapa masih sibuk mengorek luka? Malam, jiwa yang tersakiti, katanya tak peduli lagi, mengapa masih menawarkan diri? Malam, air mata yang mengering, katanya telah tiada, mengapa masih membekas? Malam, pencipta semesta alam, katanya aku mencintaimu, mengapa aku masih suka kepada ciptaanmu? apakah aku jahat?
0
Apr 4, 2017
Apr 4, 2017 at 12:05 PM UTC
Malam
Palembang, 20 Januari 2013 Rasanya kalau sudah bicara denag-Nya, Seperti menempelkan goresan luka di hati dengan hansaplas Pedih, tapi lekas sembuh Tak berdarah, tak berbekas Rasanya kalau selesai mengadu pada-Nya, Seperti membersihkan darah yang menetes dari ujung jari Perih, dan darah kan berhenti Luka tertutup kembali Rasanya kalau belum menghadap-Nya, Seperti menunggu pengumuman juara kelas di sekolah Detak jantung berirama kencang Perut mual bak naik Halilintar Malah tangis memecah
0
Jan 20, 2014
Jan 20, 2014 at 10:02 AM UTC
Rasanya
Suatu hari semesta ingin aku hancur sehancur hancurnya Diterpa angin, di hujam badai, terbentur tanah, terhantam bumi Kepalaku akan terhantam bumi Lalu aku akan kembali padamu dengan dua kemungkinan Apakah aku sudah sembuh? Apakah aku kena gegar otak?
0
Nov 5, 2017
Nov 5, 2017 at 10:59 AM UTC
Gegar otak
Setelah lihat status temanku, aku tersadar . Begini tulisan di status nya "Karena takdir tak selalu sesuai rencana, itulah mengapa di setiap do'a ada semoga." Semoga panjang umur, semoga sehat selalu, semoga cepat sembuh, semoga bahagia, dan semoga yang lainnya. Kita semua itu berharap pada satu hal, yaitu berharap agar sesuatu yang kita inginkan bisa terwujud sesuai rencana. Terlepas dari adanya takdir yang sudah mengatur semuanya menjadi sedemikian rupa. Semoga kata semoga yang dipanjatkan bisa terwujud tanpa ada kendala di perjalanan nya. Semoga bahagia.
0
Aug 7, 2019
Aug 7, 2019 at 10:27 AM UTC
self reminder
Pada gersangnya bibir, kerongkongan merengek tersedu-sedu seperti laki-laki kecil sepulang sekolah. Seiring dengan semakin mencekamnya kantung mata yang menghitam, dan kemarau yang tak kunjung usai bersemayam pada kelopak yang lelah, gadis kecil menyandarkan jiwanya pada ayunan yang rapuh di halaman belakang rumah tua. Di seberang persimpangan jalan, laki-laki kecil menggerutu tentang udara yang mencekik seluruh tubuhnya. Ia menyusuri jalanan tempat orang-orang kehilangan rasa. Terus berjalan di belakang waktu. Waktu yang menggerogoti jiwa orang-orang di sekitarnya. Di atas rumah pohon, di awal musim penghujan, gadis kecil bersedih. Ia menangisi bekas luka yang tak jua sembuh. Luka yang menghidupkan kembali ketakutannya. Dan ketakutan yang pada akhirnya akan memenggal kakinya di akhir musim. Musim berlalu-lalang, orang-orang datang dan pergi dengan pasti. Tapi apakah pergi selamanya tentang menghilang? Musim baru selalu tiba, sesekali tepat waktu, seringkali sulit terprediksi. Seperti kedatangan dan kepergian, kapanpun ia akan mengetuk pintu kewarasan.
0
Aug 1, 2020
Aug 1, 2020 at 12:07 AM UTC
Musim-Musim Yang Selalu Kita Tangisi.
Ini malam, sekali lagi kuteguk obat kantuk —menulis semalam sekali bila perlu, bila rindu— supaya lekas sembuh kangen kerasku. Dan kiranya, sampai jumpa di pejam mata. Ya? Ya.
0
Feb 27, 2023
Feb 27, 2023 at 12:07 PM UTC
Obat Kangker