Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"sedingin" poems
Kau membuatku bingung Raja. Sebentar bersikap sehangat matahari pagi, sebentar sedingin tiga perempat malam. Kau membuatku bimbang Raja. Aku tak tahu harus bersikap bagaimana. Aku sudah bertanya pada jalan yang setia menyaksikan kau mengantarku pulang. Mereka diam. Aku semakin gelisah. Karena bahkan jika jalan yang setia diam jika kutanya, bagaimana mungkin kau punya jawaban Raja? Hatimu tak lebih teguh dari daun yang tertiup jatuh. Lantas aku harus bagaimana?
0
May 12, 2016
May 12, 2016 at 4:33 PM UTC
Raja
Malam ini terasa dingin Sedingin pandangmu terhadap aku Namun itu kata orang Tapi aku tak merasa Yang terpenting atas segalanya Adalah kamu selalu dalam jarak pandangku Jika tidak aku mati Padahal kamu tak memandangku Walau tak ada yang istimewa Bagiku kamulah keistimewaan
0
Mar 20, 2017
Mar 20, 2017 at 11:32 PM UTC
Selalu Dalam Jarak Pandangku
Ketika hujan menangis Merindukan kemarau panjang Di manakah kita? Di antara tetesan air mata yang terpejam Sore itu kita membeku sedingin sunyi Yang kau hanyutkan dari dekap Menuju resah Meninggalkan harap Terombang-ambing sendiri Lenyap dalam senyap
0
Jun 21, 2018
Jun 21, 2018 at 2:39 AM UTC
Hujan dan Kemarau
Mana pernah kau paham tentang perasaanku walau berulang kali sudah kusampaikan. Sekedar mendengar saja tidak. Sudah tau begitu, masih pula aku menaruh pengharapan yang besarnya melebih-lebihi besar nafsu makanku. Kasihan ya melihat naifku ini. Memaksakan sesuatu yang sudah mati. Aku ini kadang ingin terbahak karena lucunya kisah kamu dan aku, tapi anehnya masih selalu membuatku terpana, seperti terhipnots. Kepalaku yang sekeras batu dan hatiku yang serapuh kulit telur disanding dengan kepalamu yang pula berisikan batu, juga hatimu yang sedingin kutub utara sebelum global warming. Aku dan diriku, dan kamu dengan dirimu. Memang benar mungkin, kita hanya ditemukan untuk saling belajar, bukan untuk berakhir bersatu. Sebenar-benarnya, kamu adalah yang aku mau. Tapi rasanya permintaanku ini terlalu bertele-tele jika yang ku minta adalah kamu dan tidak ada luka. Karena memilih bersamamu akan selalu satu paket dengan luka dan perih. Aku saja yang sombongnya setengah mati, menutup mata dari ratusan pertanda yang Tuhan berikan.
0
Dec 4, 2019
Dec 4, 2019 at 11:12 PM UTC
Sudah