"sakitku" poems
Palembang, 21 September 2012
Jika cinta adalah air,
maka kamulah dahagaku
Jika cinta adalah padi,
maka kamulah lapar ku
Jika cinta adalah rumah,
maka kamulah tujuanku
Jika cinta adalah hati,
maka kamulah sakitku
Jika cinta adalah hidup,
maka kamulah matiku
Jika cinta adalah waktu,
maka kamulah hidupku
Jika cinta adalah jiwa,
maka kamulah ragaku
Jika cinta adalah kekuatan,
maka kamulah lemah ku
Jika cinta adalah masa tua,
maka kamulah sehat ku
Jika cinta adalah kesalahan,
maka kamulah sempurnaku
Jika cinta adalah perpisahan,
maka kamulah lahirku
Jika cinta adalah kamu,
maka itulah kesalahan terbesarku
Sep 21, 2012
Sep 21, 2012 at 7:31 AM UTC
katamu, aku hanya butuh percaya.
katamu, aku tak perlu menyita waktuku dengan adanya kamu di tiap detikku.
katamu, aku pun sudah fasih memahami isi kepalamu.
dan, ya, aku memilih untuk percaya.
nyatanya, tidak semudah bak sang matahari yang rela menyembunyikan teriknya sepanjang malam untuk memikat sang bulan.
kamu hanya tidak tahu seberapa dalam lukaku, kemarin.
kamu hanya tidak tahu seberapa besar rasa sakitku, hingga saat ini.
entah bagaimana,
entah karena apa,
terbesit oleh pikirmu untuk melakukan itu.
apa ini karenaku?
atau memang suratan takdir untukku?
bagaimana dengan semua katamu?
bagaimana dengan semua percayaku?
semukah?
Mar 20, 2017
Mar 20, 2017 at 2:12 PM UTC