"rehat" poems
Aku jahat bukan?
Merampas hatimu ketika kau sesungguhnya masih sangat mencintainya?
Aku egois kah?
Membiarkan hati kecilmu itu menghianati cinta yang sebenarnya. Cinta yg lain yang lebih besar dari
yang kupunya.
Bukankah aku jahat?
Merasa diriku yang sangat sakit, padahal hatimulah yang lebih sakit dari ini. Kau tersiksa dalam kebimbanganmu sendiri.
Aku tahu, aku hanya menjadi bayang-bayang gelap diantara kalian.
Aku juga tahu kau hanya rehat sejenak darinya.
Maaf, telah menjadi orang ketiga diantara kau dan dirinya~
Oct 23, 2013
Oct 23, 2013 at 8:00 PM UTC
Ayah,
Ayah nampak penat, rehat Ayah.
Cukup lah bertahun Ayah membanting tulang,
Sakit penat tak pernah Ayah mengadu mengeluh.
Rehat Ayah, Ayah sudah penat.
Biar aku yang membantu Ayah.
Apr 18, 2017
Apr 18, 2017 at 11:18 AM UTC