Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"rangga" poems
*Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku Aku lari ke pantai, kemudian teriakku Sepi… Sepi dan sendiri aku benci. Aku ingin bingar. Aku mau di pasar. Bosan aku dengan penat, dan enyah saja kau, pekat! Seperti berjelaga jika aku sendiri Pecahkan saja gelasnya biar ramai Biar mengaduh sampai gaduh Ahh.. ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih Kenapa tak goyangkan saja loncengnya? Biar terderah, atau… aku harus lari ke hutan belok ke pantai?*
0
Jun 9, 2013
Jun 9, 2013 at 4:43 AM UTC
Puisi Rangga
*perempuan datang atas nama cinta, bonda pergi kerana cinta. digenangi air racun jingga adalah wajahmu, seperti bulan lelap tidur di hatimu, yang berdinding kelam dan kedinginan ada apa dengannya ? meninggalkan hati untuk dicaci, lalu sekali ini aku lihat karya surga, dari mata seorang hawa ada apa dengan cinta ? tapi aku pasti akan kembali dalam satu purnama, untuk mempertanyakan kembali cintanya. bukan untuknya bukan untuk siapa, tapi untukku , karena aku ingin kamu, itu saja* rangga
0
Jun 9, 2013
Jun 9, 2013 at 4:48 AM UTC
perempuan
Kembali lagi terluka Terluka karena sebuah kata bernama cinta Ini bukan kisah cinta dan rangga Ini kisahku bersama dia yang  ku puja Ku#love #hurt painrang setia apa aku padanya Melirik makhluk lain pun aku tak pernah Kurang setia apa aku padanya Dia marah aku tak pernah bantah Lalu dia buat diriku semena-mena Apa ini yang dia katakan cinta? Apa ini yang dia katakan takkan mendua? Apa ini yang dia katakan menjaga janji kita? Aku hanya bisa menahan Membungkam segala kekecewaan Menyimpan segala kesedihan Menutupi segala penderitaan
0
May 5, 2018
May 5, 2018 at 7:55 AM UTC
Kecewa