Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"pecinta" poems
Terkadang bukan fisik yang terpenting. Walaupun tanpa fisik, rasa tak kunjung muncul. Mungkin aku menyayangkan cinta yang tak kian bersatu. Keraguanmu menahanku bagai angin yang menderu. Di penghujung jalan pun 'ku tersadar, keraguanmu bukan untukku. Karena cinta untukku sudah tiada sejak dulu. Aku bukan pejuang cinta, aku hanyalah pecinta yang setia. Ketika cinta pergi, itulah saat dimana pecinta undur diri. Karena untukku, cinta kita harus diperjuangkan dan cintaku seorang haruslah dilenyapkan. Bukan oleh waktu, tapi oleh angin dan debu bercampur air mata.
0
Jul 13, 2016
Jul 13, 2016 at 11:09 PM UTC
Ketika Cinta Pergi
Dalam hening malam Ku terbaring di ranjang penyesalan Di temani lolongan anjing yang menggema keseluruh ruangan Menambah kekosongan dalam hati Menyesal ku mencintaimu Hatiku yang mulanya merah merona Kini tergantikan oleh HITAM Kau mencabik cabik hatiku Mempermainkannya Membuangnya Kedalam jurang para pecinta Tuhan... Apakah aku berdosa? Apakah aku telah melampaui batas? Tuhan... Berikanlah aku kekuatan Berikanlah aku waktu lebih lama Tuk kembali pada jalanmu
0
Dec 29, 2016
Dec 29, 2016 at 5:04 AM UTC
Penyesalan