"olehnya" poems
Aku memiliki seribu mimpi tapi ibu bilang aku tak tahu diri
Tak mengerti keadaan dan kondisi, akupun berhenti membicarakan itu dengannya.
Kopi panas yang ku seduh dengan kekecewaan kemarin pagi diseruput lega olehnya.
"Jadikan perkataan mereka cambuk bagimu"
Salah seorang teman pernah berkata begitu padaku.
Tapi kepalaku ini berisi setan-setan bengal!
Mereka hanya mengerti kesedihan dan kemarahan.
Aku tidur dengan tangan penuh tinta merah setiap malam,
berusaha memindahkan kotak-kotak terlarang dari sudut mimpi ke ruang kegagalan.
Mereka berhenti mencoba membunuhku tapi kali ini mereka menaruh racun disetiap gelas yang akan ku teguk
Bukan! Bukan racun mematikan
tapi cukup membuat jiwaku lumpuh untuk waktu yang tak menentu
Aku berhenti membicarakan mimpi-mimpiku kepada siapapun
Aku tak ingin mimpi yang tersisa hancur diinjak-injak oleh kaki yang bahkan tak peduli berapa lama aku membangunnya 'kembali'
Tahun-tahun tak bernyawa
Meludah kata-kata serapah seakan hatiku dinding beton dingin
Kecukupan seperti apa yang membuat mereka bahagia!
Atau biarkan aku tergeletak di kasur lembut itu
Jangan! Jangan coba bangunkan aku
Mungkin ketenangan di dalam sana mampu meredam kekacauan di kepala malamku
Jan 23, 2016
Jan 23, 2016 at 12:53 AM UTC
tubuhku milikmu
jiwaku milikmu
mataku tidak bersinar lagi
aku benci
cinta ini asli
tetapi
1+1 tidak bisa menjadi 1
cinta ini dosa
aku kotor dibuat olehnya
tetapi aku cinta,
bukan dengannya
tetapi dengan perasaan palsu ini.
Oct 31, 2017
Oct 31, 2017 at 11:32 AM UTC
ketika itu
langit tidak begitu cerah
hanya ada awan kehitaman
aku tak mau memperhatikan orang-orang
kecuali seseorang, yg berambut lurus,
bermata kecil, pakaian berwarna melankolis
dgn tangan memegang kuas
yang sibuk menari di atas canvas
sesekali matanya terpejam
seakan sedang berimajinasi
ingin mewarnai langit kala itu
menjadi lebih berwarna
menambahkan pelangi dan aura langit pagi
ingin dunia yang diimpikanya itu terjadi
sementara aku..
terus memperhatikannya
pikiranku terbawa arus olehnya
dia dgn dunianya sendiri
dan aku pun...
mulai merasa
ingin menjadi bagian dari dirinya
Feb 28, 2020
Feb 28, 2020 at 6:12 PM UTC