Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"nisan" poems
Seteguk apapun, semua tak akan berakhir Aku adalah seorang pemabuk yang selalu menguarkan harum arak kemanapun aku pergi. Anggur, dan berbotol-botol ***** telah kutenggak pagi ini. Dan hanya hari ini pula aku ingin bicara, tentang segenggam racun yang kalian semua suntik ke dalam nadi dan pembuluhku. Topeng yang dengan bangga kalian pakai tak ubahnya ketelanjangan hanya mengumbar malu dan aib Tawa yang sesenggukan kalian jeritkan hanyalah tangis jiwa kalian yang memudar memutihkan kejujuran dan kebajikan Oh, beginikah cara kerja dunia berduri dan berbatu, sama saja disetiap lajurnya kemanapun aku pergi, dijejali mulutku dengan dusta dan hanya dusta belaka Menghitamnya jiwaku, seandainya bagai langit malam tak ada chandra di ufuknya Sudah selayaknya aku berkabung atas jiwaku, dimana dia merintih penuh sesal dan tanya. Apakah lalu lalang motor dan diesel itu memusingkan kepala atau hanya sebuah kesibukan belaka. Dan dengan itu pula jiwaku berakhir, terdiam, dalam kematian. Kukubur dia dengan layak, diantara nisan-nisan lain disekitarku, yang diberi nomor, sesuai urutannya. Jiwaku tersungkur di nomor tujuh. Beruntung sekali! Kukubur dia, pelan sekali dengan tertidur. Tak berharap bangun lagi di keesokan pagi. Kutaburi bunga-bunga dan prosa yang harum, dan kusiram dengan sebotol Martini dan bir. Harum. Seharum embun yang kau injak ditepian jalan. Wangi. Sewangi sukmamu yang kuingat telah pergi. Aku adalah pemabuk. Yang selalu menenteng sebotol arak, bermabuk di tepian jalan kehidupan. Mengambil jeda diantara kalimat-kalimat mencela dan busuk, yang tergelincir masuk ke dalam telingaku. Botol-botol inilah sang penawar, berminum pula para nabi terdahulu menyesali umatnya, sedangkan aku? Menyesali kalian.
0
Sep 7, 2016
Sep 7, 2016 at 12:30 PM UTC
Sebotol Penawar
Seteguk apapun, semua tak akan berakhir Aku adalah seorang pemabuk yang selalu menguarkan harum arak kemanapun aku pergi. Anggur, dan berbotol-botol ***** telah kutenggak pagi ini. Dan hanya hari ini pula aku ingin bicara, tentang segenggam racun yang kalian semua suntik ke dalam nadi dan pembuluhku. Topeng yang dengan bangga kalian pakai tak ubahnya ketelanjangan hanya mengumbar malu dan aib Tawa yang sesenggukan kalian jeritkan hanyalah tangis jiwa kalian yang memudar memutihkan kejujuran dan kebajikan Oh, beginikah cara kerja dunia berduri dan berbatu, sama saja disetiap lajurnya kemanapun aku pergi, dijejali mulutku dengan dusta dan hanya dusta belaka Menghitamnya jiwaku, seandainya bagai langit malam tak ada chandra di ufuknya Sudah selayaknya aku berkabung atas jiwaku, dimana dia merintih penuh sesal dan tanya. Apakah lalu lalang motor dan diesel itu memusingkan kepala atau hanya sebuah kesibukan belaka. Dan dengan itu pula jiwaku berakhir, terdiam, dalam kematian. Kukubur dia dengan layak, diantara nisan-nisan lain disekitarku, yang diberi nomor, sesuai urutannya. Jiwaku tersungkur di nomor tujuh. Beruntung sekali! Kukubur dia, pelan sekali dengan tertidur. Tak berharap bangun lagi di keesokan pagi. Kutaburi bunga-bunga dan prosa yang harum, dan kusiram dengan sebotol Martini dan bir. Harum. Seharum embun yang kau injak ditepian jalan. Wangi. Sewangi sukmamu yang kuingat telah pergi. Aku adalah pemabuk. Yang selalu menenteng sebotol arak, bermabuk di tepian jalan kehidupan. Mengambil jeda diantara kalimat-kalimat mencela dan busuk, yang tergelincir masuk ke dalam telingaku. Botol-botol inilah sang penawar, berminum pula para nabi terdahulu menyesali umatnya, sedangkan aku? Menyesali kalian.
Continue reading...
27
Hiç bir yer kalmaz kuru, Yaş olur topraklar, Düşer Nisan yağmuru, Düşer sarı yapraklar. Döner yine bu Gülşen, Hatırlatır zarafet, Ve hayran kalırım ben, Göklerden gelir rahmet. Açılır sümbül ve gül, Mevsimler yavaş geçer, Lakin istemez gönül, Bırakmamayı seçer.   Gitti Hazan mevsimi,   Gitti Nisan mevsimi.
0
Jun 21, 2017
Jun 21, 2017 at 5:48 AM UTC
Nisan
an exercise in trust: her white nisan maxima speeds down the roadway. speeding away from my sixty-dollar loan? speeding away from my repayment? i say: check your pockets! check your purse! check your wallet! check between the seats! there it is. why am I here anyway? choose one of the following: (desperation/generosity) __________ the maxima now wanders aimlessly through unknown city streets far from home on the laziness of pet merchants: an exercise in trust. __________ a fib is told, biding for time two three a hundred fibs for the hundred unwary, an exercise in fate.
0
Jan 2, 2013
Jan 2, 2013 at 12:18 AM UTC
60-Dollar Deal
Is the rain falling where you are? Can you see the bright full moon? How far are you from me? Miles and miles... too many to count. Can you smell the salty sea? Can you feel the cool night air? Do you feel this heavy sadness, when the rain won’t stop, like I do? Nisan 2024|
0
Mar 23, 2025
Mar 23, 2025 at 7:54 AM UTC
Do Our Souls Meet ?
Hari ini tadi, dokter bantu keluarkan empat buah batu dari empeduku. Suatu hari nanti, mana tahu dokter atau entah siapa itu akan bantu keluarkan sebuah nisan dari tubuhku?
0
May 31, 2024
May 31, 2024 at 11:33 AM UTC
Batu di Tubuhku