"muslimah" poems
Magrib mein hai
ilm o daulat ka fauwara__
Ummat hai rakh mein
dhoondoo'n koi angara__
Dastarkhwan pe saja hai
dushman ka niwala__
Bojh hai maazi, jaise
andhera uthaye hai ujala__
Iblees khada hai lekar
teri barbaadi ka samaan__
Barso'n se pada hai
thaakh per Quran__
Dec 10, 2014
Dec 10, 2014 at 9:35 PM UTC
Acara dalam rangka memperingati hari lahir (harlah) Ke-65 PW Fatayat NU itu diikuti hampir 38 peserta se-Jatim yang meliputi perwakilan seluruh pimpinan cabang Fatayat NU.
Hasil desain peserta diperagakan model andalan mereka. Tak kalah dengan model profesional, para model Fatayat NU ini juga tampak percaya diri berlenggak-lenggok di atas caltwalk.
Dalam lomba fashion show ini, peserta dari PC Fatayat Bojonegoro meraih juara pertama, sedangkan pemenang kedua diraih oleh peserta dari Nganjuk dan pemenang ketiga dari Fatayat Bangil.
Menurut desainer muslimah yang dinobatkan jadi juri lomba ini, Ana Farhasy, ada beberapa poin dimiliki peserta Bojonegoro sehingga meraih juara.
"Kendati bertemakan busana pesta muslimah, namun desainnya simpel dan elegan. Itu menjadi kelebihan sendiri daripada peserta lain yang banyak menonjolkan aksesoris sehingga tampak berlebihan," katanya.
Selain itu, peserta dari Bojonegoro menampilkan tema gold kayu jati. "Batik yang digunakan asli Bojonegoro," jelas Ana.
Sementara itu, Ketua Fatayat NU Jatim Hikmah Bafaqih mengatakan selain lomba fashion show, kegiatan lain juga digelar dalam rangkaian harlah Fatayat NU itu.
"Ada lomba menulis artikel, lomba menjadi presenter, dan bazar produk unggulan (handycraft) kreasi kader Fatayat di seluruh cabang Fatayat se-Jatim," katanya.
Ia menambahkan, puncak peringatan Harlah Fatayat NU dilaksanakan di kantor PWNU Jatim pada Minggu, 17 Mei 2015. Rencananya, acara puncak dihadiri Menpora Imam Nahrawi, Wagub Jatim Saifullah Yusuf, dan Ketua DPRD Jatim.
"Ketua Umum PP Fatayat NU Hajah Ida Fauziyah tidak bisa hadir karena berbarengan dengan acara prakongres Fatayat di Bandung," katanya.
Mbak Hikmah, sapaan akrabnya, mengemukakan tema yang diambil harlah kali ini adalah "Ikhtiar Fatayat NU menuju Indonesia Berkeadaban".
"Karenanya kita akan terus berusaha untuk melakukan berbagai karya nyata, tentu kita bangun ulang keadaban kita dengan Islam ahlussunnah wal jamaah atau yang kita kenal dengan Islam Nusantara," katanya.Read more here:www.marieaustralia.com/mermaid-trumpet-formal-dresses | www.marieaustralia.com/one-shoulder-formal-dresses
May 17, 2015
May 17, 2015 at 10:37 PM UTC
You beautiful
Gave me the most beautiful
Muslimah names
I am honoured
And it aww of your beauty
And your goodness
My original name
Elena sound terrible
Compared to the you delicate
Flower have given me
Mar 26, 2021
Mar 26, 2021 at 2:02 AM UTC
By: Cedric McClester
Going to the Mosque to pray
Five times a day
Doesn’t make her devout
If she’s going astray
Wearing her hijab in public
Each and every day
Does not mean that she was devout
No matter what you say
How could she have been devout
But clearly disobey
One of the most important things
That the Qu’ran has to say
The unjust killing of the innocent
Can never be okay
It’s as if she killed everyone
In the world today
How could she be saleheen
And do the things she did
With no precedence in sunnuh
That’s doing what Shaytan bid
Islam encourages mercy
And she did not show none
Which adds to the controversy
When she opened fire with her gun
Her devoutness shouldn’t be measured
By how she outwardly appeared
If her Islam had been treasured
All she had to do was adhere
To its principles and tenets
Which clearly she did not share
Nor did she offer penance
That anyone could hear
Cedric McClester, Copyright © 2015. All rights reserved.
Dec 6, 2015
Dec 6, 2015 at 4:39 PM UTC