Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"memisahkan" poems
pasal III; tentang berpisah, memisahkan diri, dan sebuah perpisahan. -sampailah rasa ini di titik paling akhir perjuangannya, dimana setelah semua usaha bermuara, dan nyatanya tak terbalas sesuai ekspektasi. akhirnya, aku (dan kamu) memilih untuk mundur dari pengharapan masingmasing, memilih memisahkan diri, untuk kemudian bersamasama mencari jalan hidup pribadi. - mungkin saja di satu sisi, ada pihak yang merasa terberatkan, dan tentu saja yang memberatkan, mengingat perihal perpisahan adalah suatu fase, dimana 2 pribadi yang dulunya saling dan berusaha terikat mengikat, kini harus mulai merenggangkan ikatan masingmasing. dan pasti ada yang tak sanggup, dan ada yang terburuburu berpisah. tapi tak apa, aku terbiasa menopang perkara berat ini. - namun ada kalanya, kau lah yang terberatkan dengan proses ini, jadi mulai sejak dinilah, kumohonmaaf untuk apa yang akan terjadi di kemudian hari, atau mungkin saja esok hari, ketika ku mulai merasa, bahwa perpisahan adalah cara terbaik untuk melanjutkan hubungan ini. - plot twist; adalah ketika kita masih tetap berusaha saling menyatakan setia dan menjaga keberadaan masingmasing kita, tapi, kita tetap saja terpisahkan, karena sebab masa depan masih terlalu gelap untuk diterawang sekarang, mengingat kodrat yang bernyawa akan mati, yang dekat akan jauh, dan yang jauh, tak penah lagi kembali. maka nanti kemudian masa, jika saja kita memang terpisahkan oleh takdir, maka sekali lagi maafkanku, juga terima kasih, untuk mu, dan untuk hadirmu. - karena berpisah, bukan sematamata hanya sekedar ego, melainkan sebuah komitmen. semoga kau mengerti, jika kelak kita berpisah, dirimu tetaplah dirimu, kau tetap saja begitu, dan jangan berubah, sebab kisah kita yang berakhir tragis, tak layak mengubah senyummu yang manis. prdks.
0
Aug 6, 2017
Aug 6, 2017 at 12:39 PM UTC
sajaksajakrasa
pasal III; tentang berpisah, memisahkan diri, dan sebuah perpisahan. -sampailah rasa ini di titik paling akhir perjuangannya, dimana setelah semua usaha bermuara, dan nyatanya tak terbalas sesuai ekspektasi. akhirnya, aku (dan kamu) memilih untuk mundur dari pengharapan masingmasing, memilih memisahkan diri, untuk kemudian bersamasama mencari jalan hidup pribadi. - mungkin saja di satu sisi, ada pihak yang merasa terberatkan, dan tentu saja yang memberatkan, mengingat perihal perpisahan adalah suatu fase, dimana 2 pribadi yang dulunya saling dan berusaha terikat mengikat, kini harus mulai merenggangkan ikatan masingmasing. dan pasti ada yang tak sanggup, dan ada yang terburuburu berpisah. tapi tak apa, aku terbiasa menopang perkara berat ini. - namun ada kalanya, kau lah yang terberatkan dengan proses ini, jadi mulai sejak dinilah, kumohonmaaf untuk apa yang akan terjadi di kemudian hari, atau mungkin saja esok hari, ketika ku mulai merasa, bahwa perpisahan adalah cara terbaik untuk melanjutkan hubungan ini. - plot twist; adalah ketika kita masih tetap berusaha saling menyatakan setia dan menjaga keberadaan masingmasing kita, tapi, kita tetap saja terpisahkan, karena sebab masa depan masih terlalu gelap untuk diterawang sekarang, mengingat kodrat yang bernyawa akan mati, yang dekat akan jauh, dan yang jauh, tak penah lagi kembali. maka nanti kemudian masa, jika saja kita memang terpisahkan oleh takdir, maka sekali lagi maafkanku, juga terima kasih, untuk mu, dan untuk hadirmu. - karena berpisah, bukan sematamata hanya sekedar ego, melainkan sebuah komitmen. semoga kau mengerti, jika kelak kita berpisah, dirimu tetaplah dirimu, kau tetap saja begitu, dan jangan berubah, sebab kisah kita yang berakhir tragis, tak layak mengubah senyummu yang manis. prdks.
Continue reading...
7
terasa sesak dalam benak saat kata 'sampai jumpa' tak terelak terasa sedih dalam raga ketika berhenti saling menjaga akan terasa siksa dalam kalbu saat nanti tiba rasa rindu yang menyerbu kawan, ingatlah, jumpa ini takkan terlupa segala hal yang telah ditempa segala hal yang berujung nestapa semua insan yang telah menjadi siapa-siapa takkan bisa terlupa candaan berhasil mencairkan ujian berhasil menguatkan kebencian hilang dalam percakapan kesedihan hilang dalam dekapan kawan, jangan sesali jumpa ini isak tangis kini jangan biarkan membebani kawan, masa depan menanti impian tak mungkin berhenti si pelerai jumpa memang tak punya hati namun, jangan berkecil hati percayalah kita kan berjumpa lagi nanti semesta pasti mengerti bahwa ini adalah bagian dari rencana si takdir pasti mempertemukan lantas memisahkan tetapi tenang rencana si takdir yang dicanang takkan dibuatnya kita terus berlinang terima kasih kepada semua insan yang berpapasan yang telah menjadi panduan yang telah memberi acuan yang telah berlisan merajut angan
0
May 27, 2019
May 27, 2019 at 10:53 PM UTC
jumpa takkan terlupa
Akankah… Kita akan terus begini? Terpisah oleh jarak bermil – mil Walau hanya dalam dunia fatamorgana Kuingin kau kembali ke sisi Seperti saat kita bersama dahulu Akankah… Pertemuan pertama kita Hanya tinggal kenangan? Walau hanya dalam dunia fatamorgana Kuingin kau kembali dan melinkupiku dengan sayapmu Seperti saat kita pertama berjumpa dahulu Akankah… Janji kita Hanya tinggal sebuah janji? Walau hanya dalam dunia fatamorgana Kuingin kau kembali dan kita saling mengkaitkan jari Seperti saat kita berjanji dahulu Akankah… Cinta kita Hanya tinggal sebuah kata? Walau hanya dalam dunia fatamorgana Kuingin kau kembali dan berkata Walau jarak dan ruang memisahkan kita Aku percaya jika hati t’lah bicara Takkan ada yang mampu memisahkan kita
0
Jun 16, 2020
Jun 16, 2020 at 8:14 AM UTC
Dunia Fatamorgana