Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"memilikimu" poems
Palembang, 16 Maret 2013 Serasa aku kembali ke masa lalu Membaca pesanmu, dan menerka bentuk wajahmu Kamu kembali lagi Menyirami kebun senyumku yang mekar kini Membuatku ingin terus terjaga Tuk menunggu pesan darimu lagi Kini aku di sini lagi Mengagumimu, untuk alasan yang tak pasti Membanggakanmu, betapa kau peduli padaku Aku hanya bayangan bagimu Kamu hanya bayangan bagiku Interaksi yang membuat kita jadi nyata Aku mencintaimu, untuk alasan yang tak masuk akal Aku sungguh mencintaimu, melebihi rasa yang kau berikan padaku Aku sangat mencintaimu, namun ku tak berharap memilikimu Aku mencintaimu, seperti dia mencintaimu Dulu aku masih lugu Menyatakan cinta padamu Dan kau menertawakanku hahahaha Aku pun juga begitu Lantas aku merasa malu, Aku memutuskan komunikasi denganmu Mencoba tuk berhenti mencintaimu Berhenti mengagumimu Ya, meski hanya beberapa bulan Aku tak sanggup lama-lama mengacuhkanmu "Thanks, we're friends again." Itu kata pertama yang kamu ucapkan padaku Setelah aku memutuskan untuk kembali mengagumimu Mencintaimu adalah hal yang selalu membuatku rindu Aku selalu malu jika mendapatkan pesan darimu Aku takut selalu salah jika membalas pesanmu Tapi ku coba apa adanya dihadapanmu Terima kasih kamu mau menjadi temanku Andai aku bisa mengerti perasaan ini Aku ingin sekali saja mencintaimu, yaitu kali ini Aku tak ingin berlama-lama mengagumimu Itu hanya akan membawa dukaku di kemudian hari Aku beruntung bisa mencintai orang sepertimu Kamu tahu? Tak sedetikpun aku tidak memikirkan kamu Andai aku bisa mengerti perasaan ini
0
Mar 16, 2013
Mar 16, 2013 at 2:58 AM UTC
Andai Aku Bisa Mengerti Perasaan Ini
Palembang, 16 Maret 2013 Serasa aku kembali ke masa lalu Membaca pesanmu, dan menerka bentuk wajahmu Kamu kembali lagi Menyirami kebun senyumku yang mekar kini Membuatku ingin terus terjaga Tuk menunggu pesan darimu lagi Kini aku di sini lagi Mengagumimu, untuk alasan yang tak pasti Membanggakanmu, betapa kau peduli padaku Aku hanya bayangan bagimu Kamu hanya bayangan bagiku Interaksi yang membuat kita jadi nyata Aku mencintaimu, untuk alasan yang tak masuk akal Aku sungguh mencintaimu, melebihi rasa yang kau berikan padaku Aku sangat mencintaimu, namun ku tak berharap memilikimu Aku mencintaimu, seperti dia mencintaimu Dulu aku masih lugu Menyatakan cinta padamu Dan kau menertawakanku hahahaha Aku pun juga begitu Lantas aku merasa malu, Aku memutuskan komunikasi denganmu Mencoba tuk berhenti mencintaimu Berhenti mengagumimu Ya, meski hanya beberapa bulan Aku tak sanggup lama-lama mengacuhkanmu "Thanks, we're friends again." Itu kata pertama yang kamu ucapkan padaku Setelah aku memutuskan untuk kembali mengagumimu Mencintaimu adalah hal yang selalu membuatku rindu Aku selalu malu jika mendapatkan pesan darimu Aku takut selalu salah jika membalas pesanmu Tapi ku coba apa adanya dihadapanmu Terima kasih kamu mau menjadi temanku Andai aku bisa mengerti perasaan ini Aku ingin sekali saja mencintaimu, yaitu kali ini Aku tak ingin berlama-lama mengagumimu Itu hanya akan membawa dukaku di kemudian hari Aku beruntung bisa mencintai orang sepertimu Kamu tahu? Tak sedetikpun aku tidak memikirkan kamu Andai aku bisa mengerti perasaan ini
Continue reading...
47
*ada kalanya dimana aku akan duduk tersungkur di pojok ruangan memandangi selembar foto dirimu tersenyum bahagia disebelahnya kau sangat cocok bersamanya bahkan, tangan yang dulu rasanya pas disela-sela tanganku itu terlihat lebih cocok bersamanya dibandingkan denganku sudah beberapa kali aku mencoba untuk merelakanmu tanpa pernah memilikimu ikatan batinku terlalu kuat tidak bisa begitu saja aku melepasnya 4 tahun bukanlah waktu yang sebentar, bukan? aku sudah tidak menunggumu pulang lagi karena aku tahu kau tidak akan pernah pulang lagi kepadaku dan aku harus belajar melepasmu*
0
Aug 14, 2014
Aug 14, 2014 at 8:53 PM UTC
tanpa judul
Bahkan kegelapan malam ini tak segelap hatiku. yang ingin memilikimu. Sulit bernafas jika kau tak disini. Tak mau hidup kalau kau tak disisi. Jika menginginkamu adalah dosa terbesarku, biarkan aku masuk ke neraka jahanam terdalam. Dengan busungan dada. Bangga.
0
Jul 26, 2015
Jul 26, 2015 at 1:13 PM UTC
Dosa, Cinta
Aku ingat awalnya Mimpi itu aku simpan Mimpi itu aku timbun Aku tidak berasumsi Aku tidak berekspektasi Tapi kau datang Di malam yang tidak kusangka Mencari celah untuk masuk Mencari cara untuk dekat Ya, kamu waktu itu Saat awal mula tahun ini Secepat angin ku ada di pelukmu Ku terbaring di kasur Ku merasa hangatmu Ku ada di sisimu Ku memilikimu Mungkin memang benar, kata Kafka waktu itu "He who seeks does not find, but he who does not seek will be found." Memang mungkin, tak perlu susah payah tak perlu menunggu apalagi mencari Karena bila takdir Ia akan datang sendiri
0
Sep 24, 2016
Sep 24, 2016 at 8:16 AM UTC
Mencari & Menemukan
hari ini— kuputuskan untuk menghapus namamu dari lembar-lembar buku harian itu berhenti membuat puisi tanpa arti tidak ada lagi intuisi di sini dulu— aku pernah memberimu ruang paling indah dalam hatiku sebuah tempat yang tak pernah kuberi pada lelaki manapun sampai kau datang membawa badai membuatnya luluh lantak hingga tak ada lagi tersisa tempat untukmu aku bisa saja membuat ruang lain untukmu tapi aku tau kau tak akan lagi singgah di dalamnya lagi pula, aku sudah terlanjur berdarah dan aku tak mungkin menyembuhkannya hanya dengan berhenti memikirkanmu jadi, kuputuskan untuk berhenti mencintaimu bukan karena kenangan yang perlahan memudar aku hanya berusaha terlepas dari rasa sakit aku bukannya manyerah aku hanya mencoba bangkit dari ketidakmampuan memilikimu fri, 08/12/17; 04.39am//wib
0
Dec 7, 2017
Dec 7, 2017 at 4:40 PM UTC
Puisi Terakhir
Tolong ajari aku definisi cinta. Ketika bersamamu adalah segala jawaban. Aku memilikimu dalam mimpi, dan memelukmu dalam hati. Sampai jumpa nanti malam, saat sejiwa adalah berdua.
0
Nov 20, 2019
Nov 20, 2019 at 8:37 AM UTC
Tolong Buat Tulisan tentang Sejiwa Berdua