Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"melupa" poems
Aku telah buat kesalahan. Kusebut itu kau. Kau; kesalahanku, yang dengan sengaja kulakukan hanya demi keegoisanku. Setiap kata 'aku sayang kamu' yang kau terima, tak pernah ada dalam ketulusan. Setiap peluk yang kau rasakan, tak pernah ada dalam kenyamanan. Semua kulakukan hanya agar kau percaya bahwa rasaku itu nyata. Brengsek! Aku mengutuk diriku sendiri. Meski kau hidup dalam kebohongan, aku selalu berupaya. Membuka hatiku sedikit demi sedikit, hanya agar kau tak terluka. Namun Tuhan Maha Adil, dan aku hampir melupa. Saat aku berupaya, kau menggores luka. Kau bertindak suka-suka, dan aku diam saja. Sesekali kuangkat bicara, dan kau tutup telinga. "Terserah" kataku. Dan kuakhiri semuanya. Kini, berulang kali kau memintaku tuk kembali, tetapi enggan untukku mengulangi. Kita hanya akan sama-sama menyakiti, Dan menyayangi diri sendiri.
0
Jun 11, 2017
Jun 11, 2017 at 3:55 AM UTC
Untitled
••• Tak jarang jiwa ini meragu Akan pikiran ini dan itu Tak jarang sukma ini terbelenggu Oleh rasa yang tak menentu Ada detik ku ingin melupa semua Ada saat ku ingin menikmati semua Ada malam ku ingin mengakhiri semua Namun, ada juga hari ku ingin meresapi semua rasa Rasa yang tak menentu Ntah apa yang ditunggu Mungkin karena diri terlalu lama terbelenggu Hingga dia datang saat itu, Memberi sebongkah cita dalam hidupku •••
0
Jun 7, 2020
Jun 7, 2020 at 9:43 AM UTC
Afeksi Cita