"lekang" poems
Sahabat..
orang yang selalu ada disaatku bahagia
maupun didalam kepiluan
Orang yang selalu membuatku kesal tapi aku tak menyesal mengenalmu
Orang yang tak pernah lelah mendengarkan ribuan ceritaku yang sama
Kini saatnya aku pergi sementara
Membawa kenangan yang tak lekang oleh waktu
Sahabat Jalan..
Dec 12, 2014
Dec 12, 2014 at 7:08 AM UTC
kulantunkan - lembut
kunyanyikan - kesenian
kukumandangkan - religi
kuikrarkan - formal
kulafazkan - detail
kuucapkan selamat malam duhai..... hahay.. :D
mana nih yang pas ya..
*kukumandangkan maklumat yang merindu..
oleh sanubari yang tersenyum kelu..
dari iman penghapus birahi dalam kalbu..
membangkitkan cinta yang menggebu..
hingga ranting direlung hati tak sempat betanya..
akan kemana gundah dalam jiwa terbawa..
mungkinkah hanya sebuah nestapa...?
yang tersingkap oleh nafsu dunia fana..
nurani yang kian membangkang..
bertanya pada tubuh yang terkekang..
merebahkan raga dihamparan angan yang tak lekang...
adakah keikhlasan yang terjengkang..
tutur bijakmu sering tak terhiraukan..
seluas samudra perhatian kau berikan..
dalam kasihmu tersandar persahabatan..*
Jan 21, 2014
Jan 21, 2014 at 10:30 AM UTC
Aku termenung pasrah
Menunggu lelah
Mendapat kabar tak indah
Membuat hati gundah
Waktu pasti akan mengobati hati
Hidup akan terus di jalani
Semakin pahit kehidupan
Semakin banyak perjuangan
Semakin panjang waktu kehidupan
Semakin dalam pengorbanan
Aku hanya akan menatap ke depan
Tanpa memperdulikan masalah kehidupan
Aku hanya akan terus melangkah maju
Tanpa menoleh lagi padamu, wahai masa lalu
Aku tidak melupakanmu
Aku hanya sedikit menapak satu langkah di depanmu
Aku hanya sedikit sibuk dengan dunia baruku
Bukan berarti melupakanmu, wahai masa lalu
Kau guru terbaikku
Mengajarkanku untuk lebih baik di masa depan
Memberiku pengalaman yang tak mungkin terlupakan
Membekaliku dengan keikhlasan dan kesabaran
Kata semoga dariku takkan pernah lekang untukmu
Walau mungkin kau takkan pernah tahu itu, wahai masa lalu
May 5, 2018
May 5, 2018 at 7:59 AM UTC
Bermekaran bunga mengiringi senyummu
Harum mewangi semanis madu
Rendahkan sedikit sekuntum kelopakmu
Tak ayal kumbang bergemuruh
Semanis madu kau mengundang
Aku terbuai layaknya kumbang
Indah gemulai tak kunjung lekang
Kau ratuku bukan sembarang
Tak kusadar burung berkeciap
Gagah benar paruh mengkilap
Hebat benar kepakkan sayap
Kumbang limbung terbangnya kalap
Bunga indah harum mewangi
Ternyata pandai bermain api
Tak disangka membakar janji
Batang indah bertumbuh duri
Kumbang sesak terbangnya lirih
Perihnya hati dusta sang terkasih
Berharap terang hujanpun masih
Berharap lekang sayangpun masih
Nov 8, 2017
Nov 8, 2017 at 12:19 AM UTC