Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"kuucap" poems
Pagi ini aku menangis Bukan karena ketakutan Namun ini masalah mimpi yang mengecewakan Bulanlah yang menjadi saksinya Ketika kamu mengatakan yang selama ini ingin aku dengar Kalimat yang cukup membanggakan "Aku mencintaimu" Aku lupa jika ini hanya mimpi Mimpi jika aku mendengar kalimat itu dengan mulut kecilmu Meski kuucap semua kata pinta
0
Mar 16, 2017
Mar 16, 2017 at 9:53 AM UTC
Kalimat Cukup Membanggakan
Ah muncul lagi Lelaki benalu kesayanganku mengendap-endap masuk ke pikiran kosong Di hitamnya langit kutemukan selintas retrospeksi terselip diatara bintang kau dadakan hilang tak 1 pun kata kau anggap perlu kau beberkan mulutmu rapat terkunci mungkin penjelasan itu hanya bisa ditemukan di air luka hatimu yang dalam Sini duduk sebentar biar kupinjamkan sepatu heelsku malah tak perlu kudandani kamu tak perlu busana merah muda mencolok kamu sendiri sadar kamu banci, maksudku pengecut Tak sudi kusebut kamu banci banci saja lebih jantan darimu mereka berani unjuk diri depan dunia gagah gigih tampil beda mencolok meniupkan asap rokok ke muka komentator Ada udang dibalik batu ada busuk dibalik hadirmu kau pergi karena kau anggap tak ada lagi gunaku bagimu kan? Dalam senyum sumingrah kuucap syukur pada Bapa di sorga sebab benalu sepertimu tak pantas ada disini jam pasir telah dibalik segera akan habis waktu permatamu biar gelapnya malam yang menghajar pancaran sinarmu yang menjijikan Lelaki benalu kesayanganku habis digerogoti nafsu keserakahannya
0
Jul 3, 2019
Jul 3, 2019 at 12:30 PM UTC
Banci Saja Lebih Jantan