"kesalahanku" poems
teruntuk kamu yang harumnya sudah hilang dari sisiku
yang jalannya sudah bukan aku yang mendampingi
yang tidurnya sudah bukan aku yang dimimpikan
tuan, apakah kamu pernah sesekali memikirkanku setelah sejenak pergi?
aku letih mencari sendiri jawaban dari semua pertanyaan
aku letih mencari kesalahanku dari semua amarahmu
untuk satu senja di bulan desember
selamat menikmati purnaku dalam bayanganmu
Dec 13, 2018
Dec 13, 2018 at 11:42 AM UTC
Palembang, 26 Juni 2012
Kini waktu telah berhenti
Juga denyut nadiku
Juga detak jantungku
Sekarang hanya tinggal aku
Dengan penyesalanku
Juga kesalahanku
Hari ini aku hanya di dalam
Dalam tempurung
Di belakang batu, terkurung
Apa yang ku tuju
Tak pernah sampai
Tak pernah bergerak
Hanya berlalu
Tinggal bekas kesia-siaan
Aku di sini lagi, tersesat
Tak mampu kembali
Jul 6, 2012
Jul 6, 2012 at 9:02 PM UTC
Aku telah buat kesalahan.
Kusebut itu kau.
Kau; kesalahanku,
yang dengan sengaja kulakukan hanya demi keegoisanku.
Setiap kata 'aku sayang kamu' yang kau terima, tak pernah ada dalam ketulusan.
Setiap peluk yang kau rasakan, tak pernah ada dalam kenyamanan.
Semua kulakukan hanya agar kau percaya bahwa rasaku itu nyata.
Brengsek! Aku mengutuk diriku sendiri.
Meski kau hidup dalam kebohongan, aku selalu berupaya.
Membuka hatiku sedikit demi sedikit, hanya agar kau tak terluka.
Namun Tuhan Maha Adil, dan aku hampir melupa.
Saat aku berupaya, kau menggores luka.
Kau bertindak suka-suka, dan aku diam saja.
Sesekali kuangkat bicara, dan kau tutup telinga.
"Terserah" kataku. Dan kuakhiri semuanya.
Kini, berulang kali kau memintaku tuk kembali, tetapi enggan untukku mengulangi.
Kita hanya akan sama-sama menyakiti,
Dan menyayangi diri sendiri.
Jun 11, 2017
Jun 11, 2017 at 3:55 AM UTC