Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"hitamku" poems
bukalah samudra putihmu untuk sepenggal bayangan hitam ini Biarlah ia arungi pusaran ombak dahagamu Bawakan salam duka bahwa aku penuh luka Luka, yang ku balut sepenggal bayangan hitam itu. lukislah doa di pundak bayang hitam Biarpun itu kelam akan ku beri salam Akulah lukamu, di alam bukalah putihmu untuk sepenggal bayang hitam ini...
0
May 6, 2014
May 6, 2014 at 6:02 PM UTC
bayang hitamku
Rumah joglo di tengah sawah. Dengan cahaya remang yang berasal dari pojok ruangan ini. Pemutar piringan hitammu baru selesai kau perbaiki. Ku memilih untuk mendengarkan album Chet Baker Sings dengan vokalnya, seingatku itu milik mendiang kakekmu. Gelas-gelas tinggi sudah kau siapkan, sebotol anggur dari Bordeaux sudah ku buka. Makan malam kita sudah tandas, dua piring penuh berisi daging sapi yang sore tadi ku panggang, hampir matang penuh, bersama hancuran kentang yang sedikit dibubuhi garam dan lada, dengan saus krim jamur. Jasmu sudah kau tanggalkan dan sampirkan di sisi sofa coklat tua itu. Gaun hitamku masih rapih melekat pada tubuhku, namun rambutku, yang hanya sepanjang bahu, sudah ku urai, agar kau bisa menghirup harum bunga sakuranya. Kita menari, pelan, sembari menengguk asam dan manisnya anggur Bordeaux itu. Ku kira Chet Baker telah letih bernyanyi dan bermain trumpet, suaranya perlahan hilang, digantikan oleh suara jangkrik dari luar sana. Aku pun lelah, ku rebahkan tubuhku di sofa coklat itu, menyandarkan kepala di dekat sampiran jasmu, menghirup bau cendana yang hampir hilang. Kau menghampiriku, memelukku erat, menghirup leherku, pipiku, dan mengecup bibirku. Pelan-pelan, satu per satu pakaian kita tanggal, di bawah cahaya temaram, ditemani suara jangkrik, kita melebur, melebur jadi satu. Tanah Ubud, tak pernah gagal membuatku jatuh cinta, sengaja maupun tidak.
0
Jun 5, 2020
Jun 5, 2020 at 1:57 PM UTC
Malam Malam, Ubud
Hai kamu...ya kamu... Kucingku melihatku maju mengendus Hmmm....kamu mau disayang kah Kataku sambil mengelus-elus kepalanya Errrrr....tertanda gembira Baiklah sayang aku terus membelai Errrrr....kepalanya menengadah Baiklah ku cium kepalamu Hitam warnamu tapi tak sehitam hatimu Sungguh kau laksana anak yang baru Mengerti sedikit, bergerak sedikit Tidak marah atau membuat kesal Kucingku....bicara dari hati ke hati Mengerti mengapa aku menyayanginya Merasakah setiap usapan dan kata2 sayangku kepadanya....
0
Oct 31, 2017
Oct 31, 2017 at 11:23 PM UTC
Kucing hitamku