Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"dirasa" poems
indahnya sebuah melodi, sebuah lagu yang berirama, sungguh merdu, sungguh syahdu. alangkah indahnya hidup ini, jika diibaratkan dengan sebuah lagu, setiap detik kehidupan, mempunyai iramanya yang tersendiri. alangkah indahnya cinta ini, seperti melodi lagu-lagu tanpa nyanyian, penuh dengan kesedihan, tetapi juga membawa kebahagiaan. tatkala perginya seseorang itu, ke dunia lain mahupun yang sama, sakitnya tidak diduga, seperti mengenggam serpihan kaca. kehidupan ini tidak dapat dibicara, dengan hanya kata-kata, ianya dapat dirasa, apabila dilalui.
0
Dec 1, 2012
Dec 1, 2012 at 4:32 AM UTC
melody
Ada indah di balik kata-kata. Tak perlu langsung tersurat, Kata-kata pun bisa dirasa. Bukan untuk mencari mata, Hanya untuk sekedar bercerita
0
Jul 15, 2020
Jul 15, 2020 at 11:50 AM UTC
Tanpa Kata
berawal dari waktu memaksaku menyeret kakiku melangkah gontai sambil pergi aku merengek, terisak ! dan mengadu pada-Nya tunggu ini secepat aku berkedip barusaja ya, dulu memang aku kecil nyaliku memang masih payah masih terjerat pada keduanya bahkan sekarangpun.. keduanya ingin aku yang terbaik aku tak tahu yang dirasa mereka tapi aku sendiri berontak menyalahkan waktu yang jelas tak akan berhenti aku kutuk waktu mengapa begitu kilat ragaku masih ingin tetap dirumah tunggu, sejenak aku merasa keliru bukankah ini baik aku juga ingin membuat keduanya senang mimpi harus coba kupanjat tangga itu sudah dihadapanku aku termasuk yang beruntung bersyukurlah! batinku melerai aku meyakinkan diriku sekuat tenaga "ini bukan rumahku" gertakku saat aku tiba ditempat asing itu akupun terpaksa tinggal demi pengetahuan yang ingin kuraup iya, jika belum paham akan kujelaskan aku seorang mahasiswa sekarang predikat yang melekat padaku kini berat.. pandangan semuanya akan berbeda terhadapku sungguh aku menemui teman baik berjuang sama sama, namun tetap harus sendiri aku menarik nafas.. waktuku kini juga telah memaksaku rasanya pagi sudah menjadi sore agaknya aku harus selesaikan hariku mengerjakan tugas akhirku disana...
0
Aug 20, 2017
Aug 20, 2017 at 11:28 PM UTC
GARIS WAKTU
Siang ini, jam tidak berputar terbalik Angin juga memutuskan untuk Berhembus ke satu arah saja Burung jalak di hening mulai menyanyi Berlagak galak Dan merapal sebuah lagu Hanya rerumputan yang lupa Tajamnya kidung mentari Pikirnya, Sakit tak akan membakar borok Yang dimiliki Apabila tak dirasa Lupakan saja, Jangan buat lagu apapun lagi Untuk mentari Biarlah ia murka sepuasnya Siapa tahu rumput Barangkali sedang impikan hujan Yang tak kunjung lebur Dalam lubuk hatinya Aku ingat kau pernah Beralasan: Aku tak mungkin berdiri Di bawah mentari, Dalam nadi dan degupku Mengalir bulir hujan Terlampau Getir dan gelap
0
Apr 19, 2016
Apr 19, 2016 at 3:38 AM UTC
Harap Dapat Memperindah Borok
kemudian menyala kembali keributan ombak laut yang dirasa gaduh sangaAAAAAAT di wajahmu ketika melihat sesuatu yang mengecewakan.
0
Jun 23, 2020
Jun 23, 2020 at 8:21 AM UTC
Cemb u r u
Di hatimu ada tulisan yang tak pernah selesai. Tentang rindu yang lumpuh di tengah jalan dan perasaan yang mekar di tempat lain. Jauh dari yang tak akan kembali. Jauh dari yang tak pernah terjadi. Kau seperti sebuah bayangan Yang tak pernah bisa ku kejar Kau seperti sebuah angin Yang tak pernah bisa ku gapai Kau hanyalah harap Yang hanya bisa aku dambakan. Tak dapat di raih. Hanya dapat dirasa. Itulah kamu. Orang yang ku kagumi.
0
Jun 12, 2019
Jun 12, 2019 at 5:54 AM UTC
Engkau.
Pertama, siapkan air mendidih Tuang sebungkus hidup dalam gelas Lalu, menurut anjuran para ahli Tambahkan satu sendok makan gula Berharaplah manis, jika dirasa kurang Luapkan hidupnya dalam gelas tinggi Cobalah amati lubernya, lihat saja Hidup mengalir keluar Cicipi luberan hidup yang tumpah, Hayati rasanya yang tajam, aromanya yang pekat, serta partikel-partikel yang asing Hingga kau tahu, bahwa rasa hidup yang tumpah sama dengan rasa meja Jika sudah, teguk hidup dalam gelas Murni, tanpa ada partikel asing di dalamnya Coba bedakan antara hidup yang murni dengan hidup rasa meja Aneh bukan? Memang, jika kau patuh Hidup akan lebih pahit jika diseduh.
0
Apr 8, 2018
Apr 8, 2018 at 3:24 PM UTC
Segelas
tidak mati tidak hidup tidak terjaga tidak tidur tidak bergerak tidak diam tidak sekesepian seperti yang dirasa tidak hitam tidak putih diputihkan tapi terlahir hitam seputih putihnya tiap tetes dalam nadi tetap hitam
0
Jul 12, 2017
Jul 12, 2017 at 10:39 AM UTC
Dua dekade
Dia habiskan beberapa malam untuk menangis Sendiri ditemani kesedihannya yang tak mau pergi Mengutuk diri karena lemah hati Hangatnya hilang lantaran yang dirasa hanya dingin Jatuh seribu kali, bangun seribu satu kali Dia bantu dirinya sendiri untuk berdiri Sudah tugasnya menjadi selalu terlihat gigih Kesepian sudah menjadi teman baik Hampa seakan sudah memiliki tempat khusus dalam diri Tidak apa-apa menjadi lemah malam hari Asal kembali tertawa besok pagi Dan seterusnya begitu lagi Tidak sabar menanti rasa yang akan mati
0
Jun 24, 2020
Jun 24, 2020 at 12:09 PM UTC
-