Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"dermawan" poems
Tuhanku pernah berbisik kepadaku *"Berbahagia orang yang sudah mati, karena tak ada beban untuk mereka.."* *"Namun ingatlah.. Lebih bahagia orang yang belum ada didunia ini, karena tak ada yang mereka berikan atau tinggalkan didunia ini.."* Aku terhentak dengan bisik itu Dengung nya masih terasa dikuping hingga petang ini Aku berfikir memang benar.. Semua yang hidup didunia begitu malang.. Mau atau tak mau mereka harus memilih// Jadi dermawan baik hati atau Penikam handal penghabis darah teman sendiri Hai, teman.. Apakah tidak lelah menutup mata? Berlagak bekerja.. Sengaja menyapu debu dan bangkai kedalam karpet "Lihat sayang, kotoran itu tetap ada.. Hanya saja memang tak terlihat Namun bekasnya terrcium jauh kesana" ***Lebih malangnya lagi Kita masih berharap Berharap menjadi pemenang Padahal ikut lomba pun tidak..***
0
Oct 4, 2016
Oct 4, 2016 at 12:06 PM UTC
Realita yang Ada
waktu adalah yang paling jahat, dia akan tetap berjalan; tanpa peduli siapa yang meronta inginkan ia pincangkan jarumnya, atau siapa yang inginkan matahari terbit datang lebih awal. tetapi waktu pula yang paling dermawan, berikan penawar ke setiap luka yang tak bisa disembuhkan tangan.
0
Oct 7, 2016
Oct 7, 2016 at 8:30 AM UTC
waktu