Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"bualan" poems
*Bila cinta sungguh hadir tanpa disadari Siapa pemegang kuasa, maha pemberi cinta, yang seenaknya beri dan ambil? Aneh benar bualan ini. Yang kupercaya cinta hadir dengan ijin sang tuan Bila ya, tinggalah ia, bertumbuh bahkan berbiak Berpupukan gombalan manis atau sedikitnya senyuman sipit Berbuahkan gelak tawa atau jika sedang sial mungkin tuaianmu sesal dan air mata Sungguh malang memang.. Ingat teman, Kau adalah tuan Bukan kau mengemis mencarinya, ia yang bertandang menumpang.. Kau cuma perlu mengenangkan, menikmati cinta..*
0
Jul 29, 2016
Jul 29, 2016 at 12:30 PM UTC
Mandat Cinta
Kau Hadir Dan bahkan pada saat seperti ini. Pada masa kebingungan memuncak. Kalut yang berkecamuk. Hilang arah tak tahu kemana harus melangkah. Letih yang minta sudah. Kau hadir. Ketika aku sudah tak tahu mana yang kepastian dan bualan Merasakan jatuh ke jurang kebodohan paling dasar. Mengemis kasih dan mendamba cinta. Kasih cinta yang semu dan membuatku semakin terluka. Kau hadir. Panas wajah menanggung malu. Pening kepala memikirkan sikapku. Bagaimana aku bisa terlena dan membiarkanmu sirna? Membiarkanmu tersingkir untuk sementara. Namun kau, seperti biasa, akan senantiasa hadir. Hadir melalui kata-kata Hadir melalui nada-nada Hadir melalui tanda dari alam semesta Hadir dan terasa nyata. Hadir dan membuatku terjaga.
0
Mar 21, 2016
Mar 21, 2016 at 4:20 PM UTC
Kau Hadir
Sepucuk Surat Cinta kutuliskan untukmu Isinya bukan tentang bagaimana cantiknya dirimu Atau betapa indahnya tatapanmu Sepucuk Surat Cinta kuwarnai untukmu Isinya bukan tentang janji janji murahan Atau pujian pujian manis tentang senyumanmu Sepucuk Surat Cinta kuhias untukmu Isinya kosong, Tidak ada bualan omong kosong Maupun pujian pujian palsu Hanya kosong. Bukan karena aku tidak bisa Tapi memang aku sudah tidak merasakan Cinta Sepucuk Surat Cinta kuberikan untukmu...
0
Jul 27, 2018
Jul 27, 2018 at 11:04 AM UTC
Sepucuk Surat Cinta