Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"berpihak" poems
*Mata biru tersinggung Ia berputar berkali-kali Bibir berucap tidak nyaring namun pasti Bergetar, konstan Gerak geriknya menandakan ada sesuatu "Hari ini selesai," katanya Aku lega beranjak dari kursi Menatap lukisan mata biru sendu aku merintih Ia menyalang berpihak Katanya ingin mengemongku Nian tak enak hari ini Tidak cukup panas untuk berjemur Juga tak cukup dingin tuk tidur Seakan ini waktu yang sempurna untuk bekerja Enaknya membaca buku atau menyanyikan lagu Namun Tetap saja Kemanapun aku pergi Sejauh apa aku melangkah lukisan mata birulah kian kutuju*
0
Oct 8, 2016
Oct 8, 2016 at 11:43 AM UTC
Lukisan mata biru
Pernah aku mencintaimu Pernah aku menyayangimu Tapi Cinta tak berpihak kepadaku Apa kamu salah? Tentu tidak,tapi aku yang berlebihan Maafkan bila aku meninggalkanmu Aku tak lagi tegar Kini aku rapuh Aku tak lagi seperti dulu
0
Jan 18, 2014
Jan 18, 2014 at 6:26 AM UTC
I didn't like it used to
Hallo kamu, ini aku Aku yang sudah lama mengenalmu, walau kamu belum mengenalku Aku yang sudah lama mendukungmu, walau kamu belum jumpa dengan ku Aku adalah seseorang yang selalu tertawa dan tersenyum karenamu Walau kamu bukan tertawa dan tersenyum karenaku Tetapi aku selalu ada Bersorai untuk kamu Jika suatu hari keberuntungan mulai berpihak pada ku Kamu akan tahu siapa aku dan aku tahu kamu akan berkata Hallo kamu, ini aku dan aku pun akan menjadi kamu
0
Jul 30, 2019
Jul 30, 2019 at 2:07 AM UTC
Aku dan Kamu
Umur berpihak dengan raga menahan gejolak membara jiwa umur menggengam hati dan berdoa "tuhan, jangan kau membuatnya buta mengejar idealisme, terkekang fatamorgana. kembalikanlah ia, ke mana hidup menuruti realita." umur makin takut melihatnya mendobrak dinding bata batasnya dengan dunia "Tiada guna, di luar sana kau hanya akan binasa, ku hanya memiliki cinta dan ku tak ingin kau kecewa..." "Bukan cinta bila tangisan membanjiri mata, bukan kasih jika wilayah ditempa membatasi ruang bermuara semua perilaku hina padaku tertimpa ku terima dengan hati leluasa tanpanya ku tak akan bermetamorfosa jangan kau berlara-lara melihat juangku yang remaja kekacauan ini indah membuatku merasakan untuk kali pertama hidup tiada kesempatan kedua."
0
Nov 4, 2019
Nov 4, 2019 at 12:12 PM UTC
Indah, Kacau