Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
"berlayar" poems
Cinta Mungkin adalah hal yang paling sakral di kehidupan Terjadi ketika 2 insan bertemu Saling menerangi sesama Rindu Mungkin adalah hal yang paling ajaib di kehidupan Terjadi ketika dirimu terlintas di benakku Turbulensi yang bergejolak di hati dan pikiran Doa Adalah saat ketika keajaiban akan terjadi Ketika kuucapkan namamu yang begitu indah di doaku Agar didengar oleh Allah SWT Dirimu Sebuah anugerah yang sangat dijaga Begitu sucinya dirimu untuk dilihat Seolah-olah menggugurkan segala bintang Diriku.. Lelaki yang mendambakanmu Seperti kerumunan semut yang berciuman dan yang mencubit Pada waktu satu anak kecil yang menggigit-gigit kuku jari Rindu adalah bulu matamu, bergulung-gulung layaknya ombak Perempuan ciptaan cahaya Perempuan semua anggrek kesayangan Kau layaknya labuhan terjauh, pekat, tidak berujung Bolehkah aku berlayar disana?
0
Nov 11, 2017
Nov 11, 2017 at 8:33 AM UTC
Seseorang.
Ruang-ruang kosong di jiwa Sangat merindukanmu Langit berbintang memelukku erat Hingga sendiri menjadi nyaman Terbanglah bersamaku bila kau mau Kau tahu hanya butuh memanggil namaku Genggamlah tanganku Kau tahu kau tidak sendiri melawan dunia ini Hati akan berbicara Bila kegundahan menerpa Meski tak sempurna Cintaku akan mengisi gema ruang-ruang hatimu Disisimu, akan kubawa kau berlayar Menuju dunia tanpa kesedihan Disisiku, akan kubuat kau bahagia Membuat dirimu merangkum rasa.
0
Jan 2, 2018
Jan 2, 2018 at 10:00 AM UTC
Merindu Untuk Mengerti.
Kutarik secarik kertas putih Kutumpahkan tinta hitam Kutulis namamu Kuceritakan segalanya Cintaku kepadamu yang terawali layaknya sebuah kepompong Hingga menjadi sebuah kupu-kupu Terbang melintas dunia Berakhir dengan kematian Tetes demi tetes tinta Menyusun kata per kata Membentuk sebuah kalimat yang ramai Mewakilkan mulutku yang membisu Untuk siapa kubuat tulisan ini? Tulisan yang tak lebih melibatkan amarah dan kebencian Namun ditulis dengan sedikit rasa cinta yang masih melekat Putih suci ditimpah hitam penuh dosa Bisik Sang Hati " Lipat dan buang. Sudah cukup sudah. " Jemari bergerak melipat surat itu Berbentuk perahu Perahu kertas. Raga berjalan ke tepi laut Seakan jiwa yang menggerakkan Mulut yang berbisu mengucapkan sebuah doa Tangan melepaskan surat itu Perahu kertas, Bawalah mimpi buruk ini berlayar denganmu Berlabuhlah di neraka Agar dosa dan penyesalan ikut terbakar disana.
0
Nov 18, 2017
Nov 18, 2017 at 4:32 AM UTC
Perahu Kertas.
Sepucuk surat berisi tentang mu Kalimat - Kalimat yang kususun Surat cinta untuk mu Yang lama kupendam Terlahirnya dirimu di dunia ini Diantara milyaran manusia Hatiku menemukan mu Kubuat sebuah perahu kertas, berlayar kepada mu Berlayar membawa kata-kata indah Mengarungi lautan berombak Menjaga surat cinta Untuk berlabuh di hatimu Tiada halangan bagiku Untuk mencintaimu Mimpi - Mimpiku, duniaku Melewati lautan, untuk dirimu.
0
Dec 15, 2017
Dec 15, 2017 at 8:29 AM UTC
Perahu Kertas II.
andai sedari dulu tak mungkin ia sekarang mungkin menjadi orang mungkin berlayar di cakrawala mungkin melatah di depan dunia atau mungkin menghiasnya dengan warna andai sedari dulu mungkin sudah berjasa seribu hal yang tercipta di tangannya beribu hati dan jantung yang berbangga nama yang dimana-mana tertera atau muncul dalam wajah-wajah media tapi kalaupun sedari dulu mungkinkah sudah lain atau mungkinkah tetap sama? tak ubahnya berjiwa seekor kuluk tak ubahnya bertubuh pohon membusuk dengan dunia ia kalah beradu meraung mati di kamar itu menetap sama, tanpa apa tanpa siapa dan bagaimana kabarnya mungkin jika dahulu, bisa jadi sekarang tetap saja menderita tetapi beda, ia jadi seorang manusia yang mencoba dan gagal tetapi diam dia tak bakal sayang, lihatlah terlambat ia sudah
0
Sep 16, 2025
Sep 16, 2025 at 9:57 PM UTC
Andai.
sayup angin membawa anganku pergi hembusannya mendayu dayu hingga aku terlelap dalam lamunanku jiwaku masih tetap sama hatiku berbicara biarlah aku berlayar bersama perahumu mengelilingi lautmu yang luas
0
Dec 1, 2017
Dec 1, 2017 at 9:56 PM UTC
angin
Melihatmu melangkah menjauh "Aku pamit" Ku terhembus mabuk mendekati ruang hampa di sampingmu Perjalanan beberapa tapak menjadi hamparan samudra dan ku tak sanggup berlayar
0
Apr 13, 2020
Apr 13, 2020 at 12:59 PM UTC
Berpisah
Nyatanya aku masih terjaga Disaat kuucapkan selamat tidur untukmu Setiap jengkal serat tubuhku tak ingin berpisah darimu Sekalipun malam telah membelaimu dengan lembut, siap sedia menyanyikan lagu tidur untukmu Aku tak rela Nyatanya aku masih bermimpi, di pagi hari kau membangunkanku Tak ingin kulepaskan genggaman tanganku Tak ingin kusudahi wajah kita yang saling menatap Takkan kubiarkan hangat tubuhmu menguap Aku tak ingin terjaga Nyatanya aku merindukan dirimu Saat aku mengurungkan niat untuk berkabar Saat amarah memberi mata pada cinta, hingga ia tak lagi buta Ketika tawa tak lagi terdengar Ketika kata tak mampu terucap Aku tak ingin berpisah Nyatanya kau tetap setia Sekalipun cintamu berlayar dalam diam Kala sumpah serapah yang membabi buta, mengawali malam kejam yang tak membiarkanmu terlelap Meskipun air mata telah menggantikan suara Dan dua surga yang tak bisa bersatu Maafkan aku
0
Sep 9, 2018
Sep 9, 2018 at 9:21 PM UTC
Nyata Kita
Mulai mengelilingi lautan pagi ini Berusaha menjernihkan pikiran Mencoba mengumpulkan akal sehat Sembari menemani nelayan berlayar Membayangkan beberapa hal menarik Bersamamu Berlayar bersama Hingga petang lalu menikmati beberapa lauk pauk disamping lautan Berulang kali mengurungkan impian Demi kenyataan Yang membungkam ekspetasi Hanya perjalanan waktu yang dapat menjawab semua Sembari merenungkan cara agar kau dapat disampingku kembali
0
Jul 2, 2019
Jul 2, 2019 at 6:41 AM UTC
Segenap Harapan.
aku sang nahkoda, berlayar tanpa arah, tujuan, sepi, hening, sunyi, apakah aku merindukan rumah? rumah yang hangat.
0
Jan 16, 2019
Jan 16, 2019 at 3:21 AM UTC
Rumah