"berlarut" poems
Teruntuk jiwa yang begitu hampa,
Cinta dicari untuk mengisi
Mengapa luka yang malah ditorehkan?
Ku menghela dan bertanya lagi
Bagaimana mengisi,
Bila yang indah berujung perih?
Malam berlarut gelap memudar,
Mendalam pikiran yang tak terlelap,
Kembali bertanya tentang rasa,
Apakah sepi itu nyata?
Lembayung langit dikala petang,
Menyendiri bukan cara ku,
Namun sakit yang pernah singgah,
Rasa takut telah tertanam.
Apr 28, 2018
Apr 28, 2018 at 3:14 PM UTC
tampaknya malam ini, seekor koala tak bisa menahan tangisnya.
bukannya dia lemah, hanya saja dia tak tahan akan hati kecilnya yang terus dijajahi pikiran tak terkendalinya. Mungkin, kesedihan sudah seharusnya dinikmati bukan disesali. Anganku semoga ia tidak mengalami kesedihan yang berlarut-larut.
Dec 12, 2019
Dec 12, 2019 at 9:26 AM UTC