Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
#syair
kemudian menyala kembali keributan ombak laut yang dirasa gaduh sangaAAAAAAT di wajahmu ketika melihat sesuatu yang mengecewakan.
0
Jun 23, 2020
Jun 23, 2020 at 8:21 AM UTC
Cemb u r u
ramai sekali seperti diskon akhir tahun dimana lantainya berakhir kotor diinjak-injak hingga pukul 1 pagi ricuh dimana-mana hanya gemuruh hancur ternyata cuma pikiranku.
0
Jun 19, 2020
Jun 19, 2020 at 12:40 PM UTC
Jakarta
ada yang lain di bibirmu yang mekar ketika melihat sesuatu yang indah bukan— bukan kita. ada yang lain di matamu yang memanja nyawa-nyawa lainnya seperti melihat kenyataan yang cantik sekali bukan— bukan kita. ada yang lain dari langkahmu yang luar biasa kuatnya seperti anak umur 5 tahun yang mengejar lenglayangan di ujung lapang—gembira. ada yang lain dariku kosong sekali linu nya masih ada namun ada yang tak kunjung kembali kita yang katamu sungguh berantakan.
0
Jun 18, 2020
Jun 18, 2020 at 11:53 AM UTC
Yang Katamu Sungguh Berantakan.
Sekian lama tak berjumpa Duniaku berhenti, hampa Seakan diriku dikarantina
0
May 11, 2020
May 11, 2020 at 2:28 AM UTC
Karantina
Aku ingin bertemu tuhan dengan tubuh kering berkafan Bukan sebagai bangkai terurai Di rumahku yang kini lautan
0
May 4, 2020
May 4, 2020 at 4:12 AM UTC
Matiku
Tidurlah di sampingku Dan izinkan aku memasuki mimpi indahmu Karena ingin kutenggelam di dalamnya Menghiasi ruang khayalmu selamanya
0
Apr 17, 2020
Apr 17, 2020 at 12:15 PM UTC
Mimpi
Perutku meronta Semangatku hampa Tak berharta, tak berkerja Olahmu hanya buka sel-sel penjara dan menatap kamera penuh gaya Kalau begini dirimu, persetan saja Lebih baik aku mati karena korona
0
Apr 13, 2020
Apr 13, 2020 at 1:06 PM UTC
Swakarantina
Umur berpihak dengan raga menahan gejolak membara jiwa umur menggengam hati dan berdoa "tuhan, jangan kau membuatnya buta mengejar idealisme, terkekang fatamorgana. kembalikanlah ia, ke mana hidup menuruti realita." umur makin takut melihatnya mendobrak dinding bata batasnya dengan dunia "Tiada guna, di luar sana kau hanya akan binasa, ku hanya memiliki cinta dan ku tak ingin kau kecewa..." "Bukan cinta bila tangisan membanjiri mata, bukan kasih jika wilayah ditempa membatasi ruang bermuara semua perilaku hina padaku tertimpa ku terima dengan hati leluasa tanpanya ku tak akan bermetamorfosa jangan kau berlara-lara melihat juangku yang remaja kekacauan ini indah membuatku merasakan untuk kali pertama hidup tiada kesempatan kedua."
0
Nov 4, 2019
Nov 4, 2019 at 12:12 PM UTC
Indah, Kacau
Kaulah kenangan di langit tinggi Bersinar terang tanpa mengetahui Ada manusia menatapmu di bumi menawarkan tangannya bukan memberi meminta hangatmu walau tak berarti Hanya doa yang bisa ia ucapkan dalam hati Mari berjumpa lagi walau hanya sebatas mimpi
0
Sep 20, 2019
Sep 20, 2019 at 9:55 PM UTC
Angkasanya
Ucapanmu membisukan mengantar banyak tafsir secara simultan membuat nalarku rentan dengan sakaunya khayalan Kepalaku dulu mengambang di tengah awan dan kini kau meluncurkannya ke bulan
0
Sep 5, 2019
Sep 5, 2019 at 11:48 AM UTC
Kau
Tertera kah di alam bahwa hati manusia tenggelam tak mampu menghirup tenang, mengambang, hanyut dalam tegang membusuk takut menjalani hidup
0
Aug 1, 2018
Aug 1, 2018 at 12:19 PM UTC
Psikologi