Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
#remaja
Pilu dibalik rindu kembali menggebu, Hujan di bumi sama derasnya. Kukira aku melupakanmu, Ternyata hati ini kembali keliru. Hati mana yang tidak berdetak, Melihat dua pasang mata seindah samudra? Ucapan membisukan dari bibirmu, Sayang, rindumu mengusikku. Kacau, Hati ini. Sudah berapa kali disakiti? Malam dan Siang berganti, Lekaslah kau pergi. Pilu dibalik rindu kembali menggebu, Rintik hujan di bumi sama derasnya. 365 hari berlalu, Sudahkah kau merindu?
0
Dec 18, 2019
Dec 18, 2019 at 9:57 AM UTC
Sudahkah kau merindu?
Umur berpihak dengan raga menahan gejolak membara jiwa umur menggengam hati dan berdoa "tuhan, jangan kau membuatnya buta mengejar idealisme, terkekang fatamorgana. kembalikanlah ia, ke mana hidup menuruti realita." umur makin takut melihatnya mendobrak dinding bata batasnya dengan dunia "Tiada guna, di luar sana kau hanya akan binasa, ku hanya memiliki cinta dan ku tak ingin kau kecewa..." "Bukan cinta bila tangisan membanjiri mata, bukan kasih jika wilayah ditempa membatasi ruang bermuara semua perilaku hina padaku tertimpa ku terima dengan hati leluasa tanpanya ku tak akan bermetamorfosa jangan kau berlara-lara melihat juangku yang remaja kekacauan ini indah membuatku merasakan untuk kali pertama hidup tiada kesempatan kedua."
0
Nov 4, 2019
Nov 4, 2019 at 12:12 PM UTC
Indah, Kacau
Namanya Ulfah, Setengah hidupnya ia mencoba menahan sendu dibalik tawa Berusaha melupakan masa lalu tanpa harus berkata Semuanya ia sudah coba, Lalu sekarang ia bisa tersenyum tanpa terbeban rasa. Namanya Vian, Setengah hidupnya ia merasakan penyesalan Berusaha diam-diam memperbaiki masa lalu tanpa terbawa khayalan Semuanya ia sudah simpan, Lalu sekarang ia hanya bisa diam terbawa perasaan
0
Jun 26, 2019
Jun 26, 2019 at 10:11 AM UTC
Aku;Dia
Dibalik sejuta bunga yang tertanam disini, ada dirimu; sebuah keindahan yang tidak pernah meminta perhatian. tersenyum tanpa terpaksa menangis tanpa air mata tertawa tanpa aba-aba jika boleh tau, mengapa kita harus berpisah? apa karena kau terlalu menyukai kota sejuta bunga? atau karena aku bukanlah laki-laki yang baik untuk hubungan kita? apapun alasanya, kuharap kau bahagia. karena sesungguhnya, keindahan sepertimu tidak akan pernah meminta perhatian. terhalang keindahan kota sejuta bunga. tertanam dibawah, tersembunyi tanpa jejak amarah. kalau begitu, laki-laki ini ingin pamit; membawa segala pilu yang membiru tanpa perlu pusing memikirkan hatinya.
0
Mar 10, 2019
Mar 10, 2019 at 9:12 PM UTC
Magelang; Kota Sejuta Bunga
esensi sebuah cinta bukanlah pelampiasan perasaan kepada seseorang. esensi sebuah cinta adalah saat [ia] rela meminjamkan kebahagianya hanya untuk melihat [dia] tersenyum. kemudian seseorang bertanya, "lalu mengapa [mereka] harus berpisah?" sungguh, hanya semesta yang tau mengapa mereka harus berpisah. mungkin ideologi cinta yang selalu mereka gengam tidaklah memliki arti yang sama lagi, biarlah semesta yang menjawabnya. tetapi, jika semesta ini melukis dirinya dengan sebegitu indahnya, bisa apa kita selain jatuh cinta?
0
Feb 5, 2019
Feb 5, 2019 at 6:12 AM UTC
Esensi sebuah Cinta
Halo Januari, Kita bertemu lagi. Dimana kasih sayang telah terganti Cinta lama sudah tidak punya arti Senyuman lama tidak ada lagi Halo Januari, Kita bertemu lagi Semoga tahun ini cinta kembali bersemi.
0
Jan 2, 2019
Jan 2, 2019 at 7:06 AM UTC
Januari
Malang; Biarkan aku bercerita, tentang anggun nya malam kala kita bersama. Dua insan yang terlihat saling suka. Tertawa lepas tentang angan yang berkelana. Menyanyikan lagu kesukaan yang ternyata sama. Berbaring dan saling tatap. Menyadari cinta selalu ada.
0
Dec 29, 2018
Dec 29, 2018 at 12:27 PM UTC
Malang.
Semarang; Disini aku merindukanmu. Katanya tidak ada penyesalan Nyatanya memang tidak ada harapan Malam semakin menyeramak, Pasangan muda-mudi makin memadat. Bersemara di Semarang katanya. Biarkalah dia pulang, Lalu kembalilah setahun kemudian, Sambil membawa sepercik senyuman sejuta luka.
0
Dec 28, 2018
Dec 28, 2018 at 10:05 AM UTC
Se◾ma◾rang
Jawa Timur, Malam ke 22. Diantara sela-sela lampu kota Madiun; Diantara suara bising motor, diantara kelap-kelip kelab malam, dan diantara gelapnya malam. Sungguh, dimanakah kita jika masih bersama? Sungguh, pengecut mana yang berani mengungkapkan kesalahanya? Sungguh, dimanakah cinta saat kita berdua membutuhkanya?
0
Dec 22, 2018
Dec 22, 2018 at 12:06 PM UTC
Diantara (2).
Orang gila mana yang rela memberi semuanya untuk cinta? Orang gila mana yang rela menangis setiap malam hanya untuk satu wanita? Orang gila mana yang rela menunggu cinta untuk datang kembali dengan perempuan yang sama? Aku tau jawabanya, . . Akulah jawabanya.
0
Oct 21, 2018
Oct 21, 2018 at 9:27 AM UTC
Untitled
Jawa Barat, Malam ke-22. Diantara sela sela dini hari; Diantara lantai kayu, atap lapuk, dan dinding rotan, Aku merindukanmu.
0
Sep 13, 2018
Sep 13, 2018 at 7:22 AM UTC
Diantara