Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
#jogjakarta
JOGJA “Jogja sedang berusaha menutupi kesedihan karena penyesalannya, buktinya akhir-akhir ini Jogja ramai sekali” “Untuk apa Jogja bersedih? Bukankah banyak yang mencintainya selama ini? Buktinya Jogja bisa dengan mudahnya tebar keramahan kesana-kemari kemudian mendapatkan banyak hati.” JAKARTA “Jakarta sudah tidak kuat lagi menahan sakit perasaannya hingga ia menangis, buktinya kemarin hujannya turun deras sekali” “Untuk apa Jakarta menangis? Bukankah Jakarta begitu kuat? Buktinya ia tahan mendengar suara bising dari banyak pasangan kekasih yang melempar janji-janji palsu selama ini.” BANDUNG “Bandung bingung menanggapi apa yang terjadi terhadap Jogja dan Jakarta, buktinya ia hanya bisa diam.” “Tidakkah kau tahu bahwa bandung selalu bersuara? Tetapi selama ini suaranya tersamarkan oleh suara hujan. Buktinya suaranya tidak bisa dibuktikan.”
0
Dec 15, 2017
Dec 15, 2017 at 2:11 PM UTC
Percakapan sepasang kekasih
Shadows on the wall Leather puppet laughter seeping through the ground Javanese man long buried is uncovered by the puppet dance The hammering sounds of the gamelon orchestra move like vapors through the blood vipers through the ground Shadows on the wall Our shadows like puppets we are watched The darkness hides the real figures We see the shadows only our shadows Dancing on the wall The audience laughs from the wall We see ourselves sitting The wall is everywhere
0
Aug 13, 2014
Aug 13, 2014 at 3:41 PM UTC
The Shadow Puppet (Jogjakarta)