Submit your work, meet writers and drop the ads. Become a member
Fandiaz May 20
Telanjang bersebaran di permadani
Mencari memanisan di setiap bagian

Lekas sambar reremahan itu
Tak terhingga, Tak merasa
Perkasa namun serakah

Wahai Tuan-Ku, Sang Kekal
Apa Hamba orang lalai ?

Manis Hamba terasa sepai
Menanti Azab Sang Khalik
Doa Hamba teruntuk Tuan-Nya
Azizah Mar 9
mungkin seperti ini bunyi perintah tuhan:

"menetaplah di kungkungan
belenggu hidupmu barang sebentar
karena engkau telah terseret kepada dosa yang lebih besar,"

"maka hari ini jauhi rumah ibadah,
jangan berkumpul,
merenunglah."
wonderwall Aug 2019
Pukul 02.30
Aku terdiam tanpa berbahasa
Memikirkan sejuta hal yang seharusnya kulakukan
Aku terbiasa bermimpi
Namun kini aku tak mampu

Pukul 02.30
Andai waktu adalah lomba
Maka aku selalu kalah
Lagi-lagi aku tidak dapat terpejam

Pukul 02.30
Aku dan semua lamunanku
Terhenti sejenak oleh suara dengkuran disebelahku
atau mungkin suara angin sejuk dari mesin diatasku

Pukul 02.30
Aku ingin berlari ke dalam lautan
Menantang ombak berderu kencang
Lalu terhempas oleh bayang-bayang

Pukul 02.30
Aku berurai air mata
Berusaha mengartikan rasa
Pencarian yang tak berujung

Pukul 02.30
Katanya Tuhan itu Mahakuasa
Maka aku percaya jawaban itu ada
Dan kupejamkan mataku
Harap semua ini sirna

-wonderwall-
Megitta Ignacia Jun 2019
Ampunilah
kesalahan
kami,
seperti
kami
pun
mengampuni
.
.
.
.
.
.
yang
bersalah
.
.
.
kepada kami
amin








terbaca di suatu tempat,
kamu akan dapatkan kembali semua kasih sayang yang sudah kamu berikan ke orang yang salah, jangan khawatir.
120719 | 11:57 AM beberapa hari lalu baca ttg doa dari post bliming jadi refleksi, padahal ini doa harian yg biasa kupakai juga. Maknanya, kenyataannya lebih sulit dari sekedar kata-kata.
EVewritesss Apr 2018
Jemari mulai gemulai
Dikala ia mulai melambai
Bahasa tubuhku tidak diragukan lagi
Lika likunya sudah tertebak dari haluan pertama bapak satpam
Dia mulai menyapa
Aku teriak keras
hatiku yang teriak
Hawa panas tubuh beriringan membara bersama
Peluh terbawa jatuh dipipi
bisa bayangkan, bagaimana wujudku waktu itu....
Kini, segala fana itu harus di nikmati, entah menarik, suram, dan basi
Aku pikir, kapan lagi akan bertemu dan beradu argument sedekat itu
Kapan lagi berdialog serius dengan elokan tubuh cukup dekat
Kapan lagi aku bisa pandangi wajahnya 4 cm lebih dekat dengannya....
Jadi kupikir, aku harus syukuri, jika nanti tak bisa lagi. Yasudah ku kenang saja....
Nanti senja jadi pelengkap saat mulai mengenang moment itu, sudah ku jadwalkan
Jangan sia-siakan waktu dan selebrasi saat berasama dia atau mereka. Coba nikmati, arungi bersama, cairkan bersama. Pasti indah rupanyaaa
Yulia Surya Dewi Mar 2018
Allah..
Allah adalah Tuhanku

Oh Allah..
Dzat Yang Maha Agung
Tiada Tuhan selain Allah
Kaulah Yang Maha Menciptakan
Kau ciptakan surga bagi orang yang beriman
Kau berikan rahmat kepada hamba-MU yang bersungguh-sungguh

Ya Allah!
Ya Tuhanku!
Hambamu bukanlah teroris
Hambamu hanya menyembah kepada-MU

Ya Allah!
Tuntunlah aku ke jalan yang benar
Ya Allah!
Dalam gelap kau bangkitkan aku yang putus asa

-Kediri, 22 Maret 2018-
Atta Feb 2018
buat apa bermimpi
pada akhirnya terperosok jauh

buat apa mengkhayal
pada akhirnya tersesat dalam ilusi

mungkin itu cara Tuhan
untuk mengajarkan kita
cara untuk berusaha

atau mungkin itu cara Tuhan
untuk menjauhkan kita
dari kesenangan yang fana
dan keterpurukan yang nyata

terima kasih Tuhan









tapi aku sudah larut dalam keterpurukan itu, Tuhan.
menyalahkan Tuhannya ketika dia jatuh dan membenarkan dirinya, egois.

— The End —