Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Gelapku membisiki Ada iblis Dalam dirimu Dan ia tidak bisa mati Kau diikuti Dari pekatnya malam Di sela-sela lampu jalan Kau lalu dirasuki Kenapa iblis, bukan setan, Tanyamu Gelapku membisiki, Karena ia kini kaujadikan raja Kau tak yakin pada gelapku Pada yang akan kau lakukan: Akan mati, atau terus hidup Kau tak merasa disusupi Ada iblis dalam dirimu Dan ia kekal rupanya Sekarang yang mencintaiku Kau atau iblismu? Siapa nama Sang Iblis? Tanyamu pada sayup gelap Gelapku membisiki: Namanya Harap, ia mengindahkan borok
0
Apr 19, 2016
Apr 19, 2016 at 3:40 AM UTC
Harapmu Mengindahkan Borok
Gelapku membisiki Ada iblis Dalam dirimu Dan ia tidak bisa mati Kau diikuti Dari pekatnya malam Di sela-sela lampu jalan Kau lalu dirasuki Kenapa iblis, bukan setan, Tanyamu Gelapku membisiki, Karena ia kini kaujadikan raja Kau tak yakin pada gelapku Pada yang akan kau lakukan: Akan mati, atau terus hidup Kau tak merasa disusupi Ada iblis dalam dirimu Dan ia kekal rupanya Sekarang yang mencintaiku Kau atau iblismu? Siapa nama Sang Iblis? Tanyamu pada sayup gelap Gelapku membisiki: Namanya Harap, ia mengindahkan borok
noand-hegask
Written by
Apr 19, 2016
Apr 19, 2016 at 3:40 AM UTC
Request permission to use this poem