Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Jakarta, 29 April 2008 Ku langkahkan kaki ku Naik sesuatu yang akan membawa ku Roda berputar mengelilingi kota Yang panjang berkelok-kelok Di tengah jalan ku lihat dia Dengan lekuk senyum penuh sinar Sesaat saja aku melihatnya Aku pun berlalu lanjutkan perjalanan Roda berhenti, aku keluar Menghirup udara luar Kerlipan cahaya hiasi malam Langkahku mulai dekati pintu Aku keluar dengan perut kenyang Masuk kembali dan bawa ku pulang Di tengah jalan ku antusias Mencari dia lagi yang indah Tapi, tak terlihat senyum cahayanya Aku berlalu jauh dari dia Hatiku sedih tak memandangnya Aku pun pulang diantar roda
0
Oct 16, 2011
Oct 16, 2011 at 9:56 AM UTC
Senyum Cahaya
Jakarta, 29 April 2008 Ku langkahkan kaki ku Naik sesuatu yang akan membawa ku Roda berputar mengelilingi kota Yang panjang berkelok-kelok Di tengah jalan ku lihat dia Dengan lekuk senyum penuh sinar Sesaat saja aku melihatnya Aku pun berlalu lanjutkan perjalanan Roda berhenti, aku keluar Menghirup udara luar Kerlipan cahaya hiasi malam Langkahku mulai dekati pintu Aku keluar dengan perut kenyang Masuk kembali dan bawa ku pulang Di tengah jalan ku antusias Mencari dia lagi yang indah Tapi, tak terlihat senyum cahayanya Aku berlalu jauh dari dia Hatiku sedih tak memandangnya Aku pun pulang diantar roda
erikahandoko
Written by
Indonesian
Oct 16, 2011
Oct 16, 2011 at 9:56 AM UTC
Request permission to use this poem