Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Jakarta, 22 Mei 2008 Ku tuliskan apa yang ku rasakan Jantungku berdebar kencang Nadiku bergetar kuat Darah ku mengalir deras Ku gambarkan apa yang kurasakan Aku teriak keras Aku mengacak semua Aku menangis kencang Ragaku tegang Mataku kantuk Suasana seram Begitu malam gelap Larut sudah ku tonton Cerita hantu bertaruh nyawa Ya, meski hanya sebuah cerita Namun ini karya mereka Yang harus dihargai Ada pun senang melihatnya
0
Oct 17, 2011
Oct 17, 2011 at 8:40 AM UTC
Rasa 1
Jakarta, 22 Mei 2008 Ku tuliskan apa yang ku rasakan Jantungku berdebar kencang Nadiku bergetar kuat Darah ku mengalir deras Ku gambarkan apa yang kurasakan Aku teriak keras Aku mengacak semua Aku menangis kencang Ragaku tegang Mataku kantuk Suasana seram Begitu malam gelap Larut sudah ku tonton Cerita hantu bertaruh nyawa Ya, meski hanya sebuah cerita Namun ini karya mereka Yang harus dihargai Ada pun senang melihatnya
erikahandoko
Written by
Indonesian
Oct 17, 2011
Oct 17, 2011 at 8:40 AM UTC
Request permission to use this poem