Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Sore itu senyum mu merekah, menyambut aku yang sangat mengulur waktu. Apakah kau tahu saat itu? Aku seolah tersihir oleh mata coklat mu. lelucon kecil yang kau ucapkan, membuat ku nyaman dalam tawa. Kau habiskan 2 gelas es kopi susu. Seolah masih jelas di bayang ku berapa banyak batang rokok yang kau hisap untuk mendengar cerita ku. Aku selalu rindu sore itu, Sore dimana rasa kagum ku mendengar suara merdu mu masih menjadi sebuah teka-teki.
0
Sep 7, 2018
Sep 7, 2018 at 2:16 PM UTC
suatu sore di salihara
Sore itu senyum mu merekah, menyambut aku yang sangat mengulur waktu. Apakah kau tahu saat itu? Aku seolah tersihir oleh mata coklat mu. lelucon kecil yang kau ucapkan, membuat ku nyaman dalam tawa. Kau habiskan 2 gelas es kopi susu. Seolah masih jelas di bayang ku berapa banyak batang rokok yang kau hisap untuk mendengar cerita ku. Aku selalu rindu sore itu, Sore dimana rasa kagum ku mendengar suara merdu mu masih menjadi sebuah teka-teki.
Written by
Sep 7, 2018
Sep 7, 2018 at 2:16 PM UTC
Request permission to use this poem