Hello Poetry
Submit your work and get some sparkles! Create free account
Palembang, Kamis 10 November 2011 Siapa yang bisa disalahkan? Ketika hasrat ku harus dikorbankan untuk menghargai orang lain Apa yang bisa aku lakukan? Ketika hati ini tersayat begitu dalam Dan penuh penyesalan Siapa yang bisa memprediksi? Bahwa hati ku akan terus hancur setiap hari Siapa yang bisa mengerti? Bahwa aku menangisi mereka yang tidak ada Siapa?? Tidak ada! Kini ku hanya duduk terdiam Menuliskan perasaan ku Membanjiri wajah ku sendiri Menahan hati yang begitu pedih Siapa yang akan menghapus air mata ini? Ketika tiada seorang pun di sini Hanya tinggal sepi
0
Nov 10, 2011
Nov 10, 2011 at 8:05 PM UTC
Siapa?
Palembang, Kamis 10 November 2011 Siapa yang bisa disalahkan? Ketika hasrat ku harus dikorbankan untuk menghargai orang lain Apa yang bisa aku lakukan? Ketika hati ini tersayat begitu dalam Dan penuh penyesalan Siapa yang bisa memprediksi? Bahwa hati ku akan terus hancur setiap hari Siapa yang bisa mengerti? Bahwa aku menangisi mereka yang tidak ada Siapa?? Tidak ada! Kini ku hanya duduk terdiam Menuliskan perasaan ku Membanjiri wajah ku sendiri Menahan hati yang begitu pedih Siapa yang akan menghapus air mata ini? Ketika tiada seorang pun di sini Hanya tinggal sepi
erikahandoko
Written by
Indonesian
Nov 10, 2011
Nov 10, 2011 at 8:05 PM UTC
Request permission to use this poem